Metode Dakwah Rasulullah
Metode Dakwah Rasulullah
Metode dakwah Rasulullah merupakan salah satu cara menyebarkan Islam yang bisa dilakukan. Apalagi metode dakwah yang dilakukan tidak dilakukan dengan sangat keras, tetapi manusiawi dan menjangkau semua kalangan.
Bahkan, orang yang tidak pernah mengenal Islam sebelumnya bisa menerima. Itulah kenapa metode dakwah Rasulullah penting dilakukan. Tetapi tentu harus ada beberapa penyesuaian agar beberapa metode sesuai karena penyampaiannya dilakukan di media yang berbeda-beda.
Pengertian Dakwah
Dakwah adalah kegiatan yang dilakukan dengan menirukan atau mengajak seseorang untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah. Mereka yang sudah masuk Islam bisa lebih meningkatkan aktivitas keagamaan secara maksimal.
Sementara itu, mereka yang belum masuk Islam bisa memiliki ketertarikan sehingga akhirnya bisa masuk. Intinya dakwah dilakukan untuk menyebarkan nilai-nilai yang sangat baik dari Islam.
Semua nilai ini bisa memberikan manfaat kepada seluruh orang khususnya umat Islam dan seluruh umat di seluruh dunia. Karena nilai dari Islam bersifat universal dan tidak memihak. Menyebarkan nilai Islam secara damai akan memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat.
Bahkan, meski mereka tidak mengenal Islam sebelumnya bisa menerima nilai itu lalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Hadits Tentang Dakwah
Hadits yang berhubungan dengan dakwah sebenarnya cukup banyak. Berikut beberapa hadits yang biasanya digunakan untuk dasar dari syiar Islam atau dakwah:
“Segala sesuatu bergantung pada niat dan setiap orang mendapatkan apa yang ia niatkan. Barang siapa yang hijrah untuk Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya tersebut untuk Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrah untuk dunia atau wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya untuk hal tersebut.” (HR. Bukhari 54 dan Muslim 1907)
“Allah tabaraaka wata’ala mengatakan: Barangsiapa yang beramal dan dalam amalnya menyekutukan Aku dengan selain-Ku maka Aku tinggalkan ia bersama kesyirikannya. Sungguh Aku tidak butuh terhadap orang-orang musyrik terhadap kesyirikannya.” (HR. Muslim 2985 dan Ahmad 7999)
Prinsip Dakwah
Metode dakwah Rasulullah harus dilakukan oleh semua orang. Ada 3 metode dakwah yang harus dilakukan, berikut beberapa yang bisa dicoba:
1.Dakwah Punya Tujuan
Dakwah memiliki tujuan khusus karena sasarannya akan berbeda-beda. Dakwah memiliki maksud yang berbeda-beda mulai dari memberikan pengenalan terhadap Islam dan juga memberikan informasi lebih lanjut terkait dengan keislaman.
Apalagi dakwah dilakukan di depan masyarakat yang berbeda-beda. Terkadang dakwah dilakukan di depan masyarakat Islam seutuhnya. Selain itu, dilakukan juga di depan masyarakat umum sehingga nilai-nilai Islam yang harus disampaikan haruslah yang universal.
2.Menggunakan Cara yang Baik
Penyampaian dakwah harus dilakukan dengan cara yang baik. Penyampaian dilakukan dengan tanpa pemaksaan kepada masyarakat dan juga menghina umat lain agar mereka bisa masuk ke dalam Islam.
Dengan memberikan informasi dengan cara yang baik, maka penerimaan bisa berjalan dengan lebih sempurna. Jadi kalaupun ada yang berminat masuk Islam bukan karena dipaksa tetapi karena kesadaran diri.
3.Bertukar Pikiran
Dakwah selanjutnya adalah dengan melakukan diskusi secara terbuka. Diskusi yang dilakukan secara terbuka ini bisa saling bertukar pikiran sehingga informasi terkait keislaman bisa lebih jelas dan saling menguatkan.
Media Dakwah
Media dakwah yang dilakukan saat ini cukup bervariasi karena dunia juga sudah modern. Saat dilakukan menggunakan lisan, dakwah tersebut dikenal sebagai dakwah bil lisan. Berikut beberapa media dakwah yang biasanya digunakan:
1.Ceramah Langsung
Ceramah langsung dilakukan di hadapan banyak orang. Materi yang disampaikan biasanya yang berhubungan dengan Islam atau tema-tema tertentu. Misalnya, ketika Maulid Nabi yang diceritakan adalah topik kisah-kisah tentang Rasulullah.
2.Media TV
Media TV juga digunakan untuk memberikan syiar dakwah dengan metode ceramah tidak langsung. Isi ceramahnya bisa ditentukan sesuai dengan kebutuhan yang dimiliki saat itu.
3.Media Tulisan
Selain menyampaikan secara langsung, seseorang bisa melakukan dakwah dengan menggunakan tulisan yang mereka buat. Dengan membuat tulisan, mereka bisa menyampaikan nilai-nilai keislaman agar bisa dibaca oleh banyak orang.
4.Konten Medsos
Selanjutnya, konten dalam bentuk media sosial. Konten ini bisa berupa video pendek atau bisa juga dalam bentuk tulisan. Biasanya, konten yang ada pada media sosial ini dibuat lebih menarik untuk membuat masyarakat lebih antusias.
Metode dakwah Rasulullah bisa dilakukan oleh siapapun dan tidak harus seorang ulama atau orang yang ahli agama. Karena pada dasarnya Islam sudah menjangkau seluruh aktivitas harian sehingga tidak perlu berhubungan dengan sesuatu yang sangat teknikal.
Hal yang paling penting dakwah harus dilakukan dengan cara yang damai agar tidak menimbulkan perpecahan atau kontroversi. Saat ini masyarakat sudah berbeda dengan di masa lalu karena membutuhkan metode dakwah yang sesuai dengan tempat mereka berada agar berjalan lebih baik.