Tahfidz Alquran
Tahfidz Alquran
Mengapa umat Muslim harus akrab dengan Alquran? Karena seseorang yang akrab dengan Alquran bisa disebut sebagai shohibul Qur’an atau sahabatnya Alquran. Selain membaca Alquran, salah satu cara untuk mengakrabkan diri dengan Alquran adalah tahfidz Alquran.
Mengenal Tahfidz Alquran
Lantas apa yang disebut dengan tahfidz Qur’an? Pada dasarnya Tahfidz Qur’an terdiri dari dua kata, yaitu:
●Tahfidz
Dari segi bahasa, tahfidz dalam Bahasa Arab artinya adalah menghafal. Dalam hal ini juga bisa diartikan sebagai sebuah proses pengulangan suatu pelajaran, baik dengan cara membaca maupun mendengarkan.
●Alquran
Secara harfiah, Alquran bisa diartikan sebagai “bacaan yang sempurna”. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala ini berisi 77.439 kata dengan jumlah kata yang seimbang, baik berupa kata padanan, maupun lawan kata dan dampaknya.
Mukjizat yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam ini merupakan petunjuk yang diberikan Allah bagi umat manusia. Alquran adalah rahmat yang tidak ternilai harganya. Membaca Alquran pun bernilai ibadah sehingga mendapatkan pahala.
Bahkan setiap umat manusia yang mempercayai Alquran maka akan merasa semakin cinta, baik untuk membacanya, mempelajari dan memahami, serta mengamalkan dan mengajarkannya sehingga rahmatnya bisa dirasakan oleh seluruh alam semesta.
Dari uraian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa tahfidz Qur’an merupakan proses untuk menjaga, mempertahankan, serta melestarikan kemurnian Alquran sebagai mukjizat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam.
Caranya adalah melalui hafalan Alquran 30 juz untuk melindungi sebagian maupun seluruh hafalan dari resiko kesalahan maupun kelupaan. Prosesnya bisa dengan membaca Alquran secara berulang sehingga menjadi hafalan.
Dalam hal ini menjaga hafalan Alquran bukan hanya sekedar menjaga isi kandungan di dalamnya saja tetapi juga menjaga huruf dan cara pembacaan yang benar sesuai dengan kaidah tajwid. Dengan bacaan yang benar sesuai tajwid maka proses penghafal Alquran bisa lebih mudah dilakukan.
Kurikulum Tahfidz Alquran
Proses menghafal Alquran bukanlah sesuatu yang mudah dilakukan, diperlukan niat yang sungguh-sungguh dan Lillahi ta’ala semata-mata karena Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dalam hal ini, Allah pun menjamin kemudahan bagi hamba-Nya yang ingin menghafal, mempelajari dan mengamalkannya.
Adapun metode dan kurikulum yang disediakan lembaga atau pondok pesantren tahfidz bisa bermacam-macam sesuai ketentuan lembaga pendidikan terkait. Namun secara umum, kurikulum untuk tahfidz Qur’an bisa terdiri dari beberapa tahap seperti berikut:
●Tahap pengenalan
●Tahsin Alquran
●Tahfidz
●Mutqin
Sementara untuk bidang studi yang diberikan kepada para santri bisa berupa:
●Baca tulis Alquran
●Tahsin Al Qur’an
●Tahfidz
●Aqidah
●Ibadah
●Akhlak
●Wawasan Kemasyarakatan
Rumah Tahfidz Alquran
Saat ini banyak rumah tahfidz Qur’an yang menyediakan pendidikan lengkap bagi para santri yang ingin menghafal Alquran. Rumah Tahfidz sendiri merupakan lembaga yang memiliki misi untuk mencetak generasi penghafal Alquran serta menjadikan tahfidzul Qur’an sebagai budaya hidup.
Rumah Tahfidz merupakan tempat untuk menghafal Alquran, mengamalkan dan membudayakan nilai-nilai di dalam Alquran dalam sikap hidup sehari-hari. Rumah tahfidz juga sebagai gerbang dalam membangun masyarakat melalui dakwah Alquran hingga terwujud masyarakat madani bernilai Islami.
Pondok Pesantren Tahfidz Alquran
Rumah Tahfidz Qur’an telah mendorong dan mengembangkan sejumlah pondok pesantren tahfidz Qur’an di seluruh Indonesia dan juga luar negeri. Dalam hal ini Rumah Tahfidz Qur’an juga melakukan pembinaan serta pengawasan untuk memastikan kegiatan tahfidz berjalan sesuai SOP.
Tujuannya adalah agar proses menghafal bisa dilakukan dengan baik dan tidak bertentangan dengan ajaran Alquran maupun Hadist. Selain itu juga tidak melanggar ketentuan hukum yang berlaku.
Membaca dan menghafal Alquran memiliki banyak keutamaan, karena bisa menjadi amalan yang mendatangkan pahala. Bukan hanya sekedar menghafal, seorang muslim juga sebaiknya mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.