Allah Maha Pemberi Rezeki
Allah Maha Pemberi Rezeki
Allah adalah satu-satunya pemberi rezeki yang ada di dunia. Sebagai makhluk-Nya tentu harus percaya bahwa hanya Allah Maha Pemberi Rezeki terbaik. Baik itu makanan, harta maupun kenikmatan lainnya yang bisa didapatkan oleh makhluk-Nya.
Akan tetapi, masih banyak manusia yang belum mensyukuri segala nikmat yang Allah SWT tersebut berikan. Bahkan tidak sedikit yang akhirnya memilih bergantung kepada selain Allah SWT sehingga membuatnya menjadi golongan orang-orang musyrik.
Asmaul Husna Allah Maha Pemberi Rezeki
Asmaul husna yang menyebutkan bahwa Allah SWT adalah Maha Pemberi Rezeki adalah Ar-Razzaq. Di samping itu, asmaul husna ini juga bisa definisikan sebagai Yang Maha Memberi dan Melengkapi. Rezeki yang berasal dari Allah SWT berkembang begitu luas dari masa ke masa.
Luasnya perkembangan rezeki tersebut tentu dapat dimaknai dengan lebih luas juga. Rezeki bisa berupa makanan, rumah, pemenuhan kebutuhan hidup, kemampuan untuk melihat, mendengar, berbicara, sehat dan sebagainya.
1.Contoh Perilaku Ar-Razzaq dalam Kehidupan Sehari-Hari
Ar-Razzaq meliputi segala sesuatu yang ada di dunia ini. Jadi, bukan hanya terbatas kepada sandang, pangan, uang dan lainnya. Seringkali sesuatu yang dekat dengan kehidupan ternyata adalah bagian dari rezeki. Padahal hal-hal tersebut kadangkala terabaikan.
Misalnya, fenomena hujan. Hujan adalah salah satu bentuk rezeki yang Allah berikan kepada umat-Nya. Hujan dapat membawa berkah bagi semua makhluk-Nya yang ada di muka bumi. Hewan-hewan yang merasa kehausan akan merasa tertolong dengan adanya hujan.
Sumur-sumur yang kekeringan akan terisi berkat adanya hujan. Tumbuhan kering juga akan kembali segar karena hujan. Tentang rezeki juga dimuat dalam surat Al-Qur’an yaitu Al-Furqan ayat 48 hingga 49. Allah SWT menciptakan semua makhluk dan melengkapinya dengan rezeki.
2.Allah SWT sebagai Satu-Satunya Pemberi Rezeki
Allah SWT adalah satu-satunya pemberi rezeki. Tidak ada sekutu bagi-Nya dalam hal pemberi rezeki. Jadi, sudah seharusnya semua makhluk Allah meminta rezeki hanya kepada-Nya. Hal tersebut juga sesuai dengan firman-Nya dalam Surat Al-Fathir ayat 3.
Tidak ada satupun yang berserikat dengan Allah SWT dalam urusan memberi rezeki. Maka dari itu, tidak pantas pula Allah SWT disekutukan dalam pengerjaan ibadah. Tidak pantas Allah disembah berbarengan dengan menyembah selain kepada Allah SWT.
Selain Dia, tidak ada yang bisa memberikan rezeki. Ketika Allah menahan rezeki manusia, maka tidak ada satupun yang bisa membuka pintu rezeki tersebut. Jika sudah begini, maka sebagai makhluk-Nya harus percaya bahwa hanya Allah Maha Pemberi Rezeki.
3.Allah Sang Maha Pemberi Rezeki Tanpa Ada Kesulitan Apapun
Allah SWT senantiasa memberikan rezeki tanpa adanya kesulitan dan sama sekali tidak akan merasa terbebani. Seandainya saja semua makhluk-Nya meminta kepada Allah rezeki, maka tidak akan sulit diberikan rezeki tersebut kepada-Nya.
Allah akan memberikan kepada mereka semua rezeki yang diminta tanpa mengurangi kerajaan-Nya sedikit saja. Allah benar-benar Maha Kaya yang mampu memegang seluruh rezeki tak terhingga banyaknya melebihi pengetahuan setiap makhluk-Nya.
Wajar saja jika ada asmaul husna yang menyebutkan bahwa Allah Sang Maha Pemberi Rezeki. Karena memang benar bahwa Allah adalah sebaik-baiknya dan sebesar-besarnya Pemilik Rezeki di bumi dan di langit. Sebagai makhluk-Nya tentu perlu senantiasa tunduk dan patuh kepada-Nya.
Dalam asmaul husna disebutkan bahwa Allah Maha Pemberi Rezeki. Rezeki dari Allah benar-benar sangat berlimpah dan banyak jumlahnya. Oleh karena itu, sebagai makhluk-Nya perlu percaya dan meyakini dengan segenap hati bahwa Allah adalah Yang Terbaik untuk harapan maupun doa-doa bagus.