Jangan Goyah dengan Komentar Orang – Kata Usbob

Jangan Goyah dengan Komentar Orang – Kata Usbob

By Ust. Bobby Herwibowo, Lc – Januari 18, 2022 – in Kata Usbob

Ilustrasi anak hafal Al Quran/Pexels/Alena Darmel

ASKAR KAUNY – Termasuk hal penting dalam mendidik anak hafal Al Quran adalah kuatkan niat, tinggikan mimpi dan jangan terlalu sering dengarkan komentar orang.

Sebab banyak komentar orang belum tentu positif untuk amal kita. Ada yang bikin down, gembosi atau demotivasi.

Saat kami memilih dulu untuk mendidik anak-anak di rumah menghafal Al Quran, banyak yang bilang apakah tidak terlalu dini usianya untuk dikasih beban hafalan?

Baca juga: Visi yang Sama dalam Menghafal Al Quran – Kata Usbob

Alhamdulillah saat anak-anak kami selesai hafalannya, anak mereka yang berkomentar dan lebih dewasa usianya belum juga mulai menghafal. Hehehe

Hal serupa dulu juga saat Metode Kauny, Menghafal Al Quran Semudah Tersenyum ditemukan.

Banyak yang pesimis dan bilang, “Metode begini mah gak bakal bikin anak bisa hafal 30 juz!”

Eh… saat mahad Askar Kauny berdiri puluhan di dalam dan luar negeri. Dan melahirkan banyak hafizh dan hafizhah 30 juz…,

Orang-orang yang under-estimate itu ngilang dan gak berani berkomentar.

Poin dari artikel ini adalah penguatan niat hafal Al Quran, sekaligus mantap dalam mengambil jalan hidup.

Jika sudah yakin dengan prinsip ini, maka jangan sering-sering dengar komentar orang.

Bismillah….

Jalankan!

Kata Usbob Lainnya

Visi yang Sama dalam Menghafal Al Quran – Kata Usbob

Visi yang Sama dalam Menghafal Al Quran – Kata Usbob

By Ust. Bobby Herwibowo, Lc – Januari 18, 2022 – in Kata Usbob 

Ilustrasi ayah dan anak ketika membaca Al Quran/pixabay

ASKAR KAUNY – Ketahuilah ridho Allah adalah visi utama dalam menghafal Al Quran. Bukan karena trend, atau ikut-ikutan.

Banyak orang tua yang ingin anaknya hafal Al Quran karena terlihat mulia di depan orang.

Juga ada anak-anak yang menghafal Al Quran karena teman sebaya ikut tahfizh di pesantren, atau malah sebab ambisi orang tua yang tidak sejalan dengan keinginannya.

Baca juga: [Kajian Jum’at Subuh] Majelis Al-Kauny bersama Usbob “Where We Go After Die?

Sadarlah bahwa dengan visi yang sama, yaitu mengejar ridho Allah Ta’ala maka semua akan jauh lebih mudah dan menyenangkan.

Belum lama, saya diminta membujuk santri yang sudah 2 semester tidak masuk pesantren dan juga tidak pulang ke rumah.

Setelah para guru, pengasuh, pihak yayasan juga orang tuanya membujuk agar anak ini mau kembali.

Baca juga: Teladan Orang Tua dalam Menghafal Al Quran – Kata Usbob

Namun saya tersentak saat dialog dengannya, “Buat apa saya kembali ke pesantren?, khan itu bukannya keinginan saya… ” seru sang santri.

Hal yang lebih menambah pilu santri itu katakan bahwa di rumah pun ia tidak dapatkan cinta dan keteladanan.

Dirinya disuruh masuk pesantren untuk jadi orang baik, namun di rumah orang tua tidak mendirikan shalat dan sering berkata dan berperilaku kasar.

Nah…, sebab itu jika ingin mendidik anak hafal Al Quran satukanlah visi bersamanya untuk mengejar ridho Allah Ta’ala.

Jika itu sudah ia pahami dan lakukan, in sya Allah ia akan jalani dan cintai setulus hati, ikhlas hanya demi mencari ridho-Nya. ***

Kata Usbob Lainnya

Dampak Lingkungan Buruk dalam Menghafal Al Quran – Kata Usbob

Dampak Lingkungan Buruk dalam Menghafal Al Quran – Kata Usbob

By Ust. Bobby Herwibowo, Lc – Januari 17, 2022, – in Kata Usbob

Sejarah Singkat Kauny Quranic School/Askar Kauny

ASKAR KAUNY – Seorang artis pernah bertutur kepada saya mengapa ia bisa kecanduan narkotika sebab pergaulan yang buruk.

Saat berkumpul dan tertawa bersama rekan-rekannya, maka dimasukkan ke rongga mulutnya barang terlarang itu.

Disekap mulut dan hidungnya. Hingga barang itu tertelan, dan sejak itu ia mulai kecanduan!

Baca juga: Teladan Orang Tua dalam Menghafal Al Quran – Kata Usbob

Sungguh itu adalah pergaulan buruk.

Demikian juga saat anak-anak kami kecil dulu. Kami tinggal di kontrakan padat penduduk.

Hal yang membuat kami memutuskan untuk mendidik anak sendiri di rumah adalah pergaulan yang tidak baik di lingkungan.

Baca juga: Waktu Khusus Menghafal Al Quran – Kata Usbob

Saya dan ummi Maya sering mengelus dada jika mendengar anak-anak kecil di lingkungan kami ngobrol satu sama lain.

Ucapan kasar, kotor dan menjijikan kerap terdengar dari mereka. Padahal usia mereka amat belia.

Sebab itu atas izin Allah, anak-anak di rumah, kami didik dengan Al Quran dan sunnah.

Baca juga: Menanamkan Memory Permanen lewat Dongeng – Kata Usbob

Sering juga anak-anak tetangga bermain ke rumah.

Saat mereka sudah mulai berkata kasar dan kotor, maka ummi Maya sering mengingatkan bahwa ucapan seperti itu tidak boleh ada di rumah ini.

Alhamdulillah, perlahan mereka bisa ikuti aturan. Dan senangnya lagi, mereka betah main di rumah dan mulai menghafal Al Quran bersama Mumtaz, Hamzah dan adik-adiknya.

Itulah cikal bakal Kauny Quranic School yang dibuat oleh ummi Maya tahun 2012.

Bersama anak-anak di lingkungan kontrakan kami dimulai kehidupan menghafal Al Quran dan akhlak Islami.

Mereka mulai ketagihan menghafal Al Quran. Dan akhlak mereka pun berubah drastis.

Anak-anak itu pun -bersama orang tua mereka- kemudian meminta kami untuk memdirikan mahad Askar Kauny.

Dan akhirnya pada 2013 berdirilah mahad pertama di Cijulang, Bogor.

Allah berkahi perubahan akhlak mereka dengan lingkungan yang baik.

Al Quran merubah segalanya, termasuk kondisi keluarga kami.

Kini mahad Askar Kauny sudah tumbuh menjadi 43 cabang. Dan Kauny Quranic School yang bermula dari

ucapan kasar dan lingkungan kotor di atas tadi, kini sudah tumbuh 480-an cabang dengan santri lebih dari 20 ribu orang.

Segala puji bagi-Mu, ya Allah!***

Kata Usbob Lainnya

Teladan Orang Tua dalam Menghafal Al Quran – Kata Usbob

Teladan Orang Tua dalam Menghafal Al Quran – Kata Usbob

By Ust. Bobby Herwibowo, lc – Januari 17, 2022 – in Kata Usbob

Ilustrasi Menghafal Al Quran/pixabay

ASKAR KAUNY – Salah satu motivasi saya menghafal Al Quran adalah saat mendengar kisah Almarhum KH. Noer Muhammad Iskandar SQ.

Dalam sebuah ceramahnya, beliau pernah sampaikan bahwa beliau 11 bersaudara. Dan kesemuanya Hafal Al Quran. Tradisi keluarga yang amat luar biasa hebat, batinku.

Banyak di dunia ini, anak mencontoh pola hidup yang dicontohkan orang tua. Gak percaya?

Baca juga: Waktu Khusus Menghafal Al Quran – Kata Usbob

Misal, orangtuanya dokter maka gak heran anaknya ada yang jadi dokter. Bapak nya presiden, anaknya juga presiden.

Seperti keluarga Bush di Amerika. Orang tua nya kriminal, anak pun pelaku kriminal. Naudzu Billah.

Namun itulah pola yang berulang dalam keluarga. Disadari atau tidak, anak ikut teladan orang tua.

Baca juga: Menanamkan Memory Permanen lewat Dongeng – Kata Usbob

Kembali dalam urusan anak hafal Al Quran. Bagaimana kalau orang tua tidak hafal Al Quran, namun menghendaki anaknya bisa hafal?

Kunci keberhasilannya adalah KEBIASAAN & KETELADANAN

Jika ingin anak hafal Al Quran, maka tumbuhkanlah kebiasaan menghafal Al Quran di rumah. Semua harus terlibat. Minimal terlibat semangatnya!

Tumbuhkan kebiasaan menghafal Al Quran setiap hari di waktu tertentu. Misal bada Subuh, bada Ashar, Maghrib-Isya.

Jika tidak mampu di ketiga waktu tersebut, pilihlah salah satu.

Jadikan itu sebagai pola kebiasaan keluarga. Meskipun hanya mampu menghafal 1 ayat sehari. Lama kelamaan akan semakin tumbuh dan menjadi KEBIASAAN baik dalam rumah tangga.

Jika dengan pola kebiasaan seperti ini, akan terekam dalam benak anak bahwa Anda adalah orang tua teladan yang tidak hanya menyuruh.

Namun memberikan contoh, dan turut bersamanya dalam perjuangan menghafal Al Quran.

Kuncinya adalah kebiasaan & keteladanan, meskipun orang tua belum bisa wujudkan, anak menyempurnakan hafalannya hingga khatam, in sya Allah.

Yuk jadi teladan buat buah hatimu….!

Kata Usbob Lainnya

Waktu Khusus Menghafal Al Quran – Kata Usbob

Waktu Khusus Menghafal Al Quran – Kata Usbob

By Ust. Bobby Herwibowo, Lc – Januari 17, 2022 – in Kata Usbob

Ilustrasi Al Quran/pixabay

ASKAR KAUNY – Al Quran adalah prioritas. Jika ia diperlakukan secara khusus, maka Anda akan menjadi orang luar biasa.

Namun jika ia diabaikan, Anda pun akan ditinggalkannya.

إِنَّ اللَّهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الْكِتَابِ أَقْوَامًا وَيَضَعُ بِهِ آخَرِينَ

“Sesungguhnya Allah mengangkat derajat seseorang dengan kitab ini (Al Qur’an) dan merendahkan yang lain dengan kitab ini.” (HR. Muslim no. 817, dari ‘Umar bin Al Khattab)

Baca juga: Menanamkan Memory Permanen lewat Dongeng – Kata Usbob

Di selatan Jakarta ada sekolah menengah. Semua muridnya menghafal Al Quran. Meski mapel bejibun, namun mereka buktikan bahwa tahfizh 30 juz bukanlah perkara mustahil.

Resep mereka sederhana. Sejak pagi sampai jelang zuhur, mata pelajaran yang diterima oleh siswa adalah TAHFIZH.

Lepas zuhur baru pelajaran lain. Dan benar, sekolah ini berhasil.

Baca juga: Makanan Haram Membuatmu Gila – Kata Usbob

Dengan prioritaskan tahfizh Al Quran, maka siswa nya mampu tuntaskan khatam Al Quran, sekaligus melahap mata pelajaran lain dengan sukses.

Hal senada juga saya dapati di Batam, Kepulauan Riau

Di lingkungan ruko ada sebuah sekolah yang awalnya adalah rumah tahfizh. Namanya Baitul Hikmah.

Saya pernah kunjung ke sana, dan banyak sekali santrinya. Belum lagi guru dan jumlah rukonya. Ajib!

Awalnya santri sedikit. Lalu begitu ketemu formulanya, maka banyak sekali peminat yang berdatangan.
Santrinya kecil². Bahkan ada yang mulai dari usia 3 tahun.

Mereka seperti sekolah pulang-pergi, tidak mondok. Namun yang dipelajari adalah TAHFIZH.

Formula yang mereka temukan terbukti dalam 2 tahun, anak bisa hafal Al Quran 30 juz. Bahkan di usia yang amat belia, belum masuk sekolah dasar.

Dari 2 contoh di atas ingin saya sampaikan bahwa rupanya jika Anda prioritaskan Al Quran dengan pendekatan dan cara apapun akan menjumpai hasil positif.

Prioritaskan waktu khusus untuk Al Quran

Hal sederhana yang bisa Anda lakukan untuk pendidikan buah hati adalah prioritaskan waktu khusus untuk Al Quran. 1-2 jam sehari sudah cukup.

Boleh sekaligus. Atau boleh dibagi dalam waktu singkat semisal 30 menit di kali 2 atau 4 pertemuan dalam sehari. Baik itu di rumah, sekolah, tempat bermain atau di mana pun.

Jika Anda temukan bahwa Al Quran adalah prioritas di awal usia anakmu, maka insya Allah akan Anda dapati ia akan menguasainya sebelum ia menginjak sekolah dasar.

Bagaimana…, siap mencoba?!***

Kata Usbob Lainnya

One Day Training Metode Kauny: Menghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum

One Day Training Metode Kauny: Menghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum

By Lutfi Dananjaya – Januari 17, 2022 – in Berita Terkini 

One Day Training Metode Kauny/Tim Askar Kauny

ASKAR KAUNY – Acara One Day Training Metode Kauny, menghafal Al-Qur’an semudah tersenyum, Sabtu, 15 Januari 2022, berlangsung dengan penuh keseruan.

Ustad Habiburrahim, Lc. (Master Trainer Metode Kauny) dan Bunda Hj. Ila Wasilah, M.Pd (Pimpinan KQS LKP Hidayah Indramayu) membawa keceriaan puluhan peserta yang hadir, menggetarkan gedung Islamic Center Indramayu.

Baca juga: Pesantren Pemuda Al Hikmah Bercita-cita Lahirkan Santri Berjiwa Agropreneur dan Berwawasan Al-Qur’an

Ustad Habiburrahim, One Day Training Metode Kauny/Tim Askar Kauny

Teman-teman, Metode Kauny ini asik banget loh, kita bisa menghafal Al-Qur’an semudah tersenyum.

Keunggulannya teman-teman bisa belajar Tahfizh (hafal ayat Al-Quran); Fahmul ma’ani (paham arti); Makhraj (Pengucapannya tepat); Tadjwid (bacaannya benar); dengan Fun theory dalam menghafal Al-Qur’an.

Acara One Day Training Metode Kauny diselenggarakan oleh Askar Kauny, melalui KQS (Kauny Quranic School), didukung oleh Quran Care dan Smile Quran.***

Berita Lainnya