Hafal Al Quran Sejak dalam Kandungan

Hafal Al Quran Sejak dalam Kandungan

By Ust. Bobby Herwibowo, Lc – Januari 14, 2022 – in Kata Usbob 

Hafal Al Quran Sejak dalam Kandungan/pixabay/Pexels

ASKAR KAUNY – بَلْ هُوَ آَيَاتٌ بَيِّنَاتٌ فِي صُدُورِ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ

Bahkan, Al Qur’an itu adalah ayat-ayat yang nyata, yang ada di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. (QS. al-Ankabut: 49).

Saat itu saya sedang share Menghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum, Metode Kauny dalam training selama 3 hari.

Ada seorang dokter neurolog (ahli saraf) bernama Sri berkebangsaan Malaysia.

Baca juga: Doa Menenangkan Hati dan Pikiran

Setelah ikuti beberapa sesi beliau bedah metode kauny dengan disiplin ilmu yang beliau miliki.

“4 tahun pertama bayi dilahirkan adalah Golden Age. 2 tahun pertama indera yang diaktifkan Allah dari tubuh manusia adalah pendengaran. 2 tahun kedua indera yang diaktifkan adalah lisan atau bicara.

Maka apapun yang terdengar oleh bayi pada 4 tahun awal akan menjadi bahasa ‘ibu’ untuknya.

Meski kedua orang tuanya adalah Indonesia. Namun jika ia lahir dan besar di Prancis.

Niscaya ia akan fasih bahasa Indonesia sekaligus Prancis. Meskipun keduanya tidak perlu lagi ia pelajari.

Dan dahsyatnya lagi….

Kalau di 4 tahun pertama ini ia mendengar belasan bahasa dunia, niscaya bayi tersebut dapat menguasainya.

Karena itu, amat penting bayi diajarkan Al Quran di 4 tahun pertama usianya.

Hanya dengan memperdengarkan dan mengucapkan semampunya, maka kelak Al Quran 30 juz akan menjadi bahasa IBU baginya.

Apalagi jika diperdengarkan sejak ia asa dalam kandungan” demikian tutur dokter Sri.

Ibnu Kholdun rahimahullah berkata, “Ketahuilah bahwa mengajarkan Al Qur’an kepada anak-anak merupakan bagian dari syi’ar agama Islam dan yang dipraktekkan umat ini.

“Praktek ini pun tersebar di setiap negeri. Pengaruhnya, hafalan quran bisa lebih mengokohkan iman. Setelah itu barulah kuasai akidah dari ayat-ayat Qur’an, lalu kuasai sebagian matan hadits.”

#AnakHafalQuran

Kata Usbob Lainnya

Doa Menenangkan Hati dan Pikiran

Manusia tidak lepas dari rasa sedih dan gelisah

By Hafidz Muftisany – Januari 14, 2022 – in Oase Hati

Doa Menenangkan Hati dan Pikiran/pixabay/Konevi

ASKAR KAUNY – Manusia tidak lepas dari rasa sedih dan gelisah ketika ada masalah dalam kehidupannya.

Oleh karena itu diperlukan Doa menenangkan hati untuk mengatasinya.

Doa menenangkan hati bisa memberikan rasa tenang dan tawakal di dalam diri. Doa menenangkan hati ini tentu sangat penting untuk diamalkan.

Pada saat gelisah melanda karena banyaknya masalah yang dihadapi, tidak jarang manusia merasa terpuruk dalam kesedihan.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menghadapi masalah hidup adalah kembali kepada Allah, berdoa dan memohon agar diberikan ketenangan batin dan jalan keluar.

Baca Juga: Kisah Relawan Erupsi Semeru: Dugaanku Terhadap Para Penyintas Keliru

Menyikapi Kesedihan

Perasaan kecewa yang ada pada hati seseorang merupakan hal yang sangat manusiawi.

Meski begitu, rasa kecewa yang teramat dalam tidak boleh dibiarkan begitu saja. Karena kecewa dan sedih hanya akan membuat hidup semakin menderita.

Oleh karena itu sebagai umat muslim, apapun masalah yang tengah dihadapi dan menimbulkan rasa kecewa dan kesedihan harus disikapi dengan bijak.

Dan pastinya harus selalu melibatkan Allah dalam setiap kehidupannya. Bukankah setiap masalah itu merupakan ujian dari Allah?

Allah memberikan ujian semata-mata untuk kebaikan manusia itu sendiri, agar selalu mengingat Allah dan kembali bermunajat di hadapan Allah.

Ujian yang diberikan bisa menjadi penggugur dosa, bisa mendatangkan pahala dan bahkan bisa menambah keimanan dalam diri seorang hamba.

La haula wala quwata illa billah. Tiada daya dan upaya selain Allah.

Dzikir ini tentunya sudah sangat mendarah daging di dalam pikiran dan hati setiap umat muslim. Bahwa tidak ada daya dan upaya selain dari kekuatan Allah yang Maha Kuasa.

Doa Menenangkan Hati dan Pikiran bagi Umat Islam

Agar tidak terjebak dalam keterpurukan, maka sudah seharusnya seorang manusia tunduk dan kembali bersujud memohon ampun serta berdoa untuk mendapatkan ketenangan hati dan pikiran.

Adapun Doa untuk memohon ketenangan hati diantaranya adalah seperti berikut:

1. Allahumma Inni audzubika minal hammi wal huzni wal ajzi wal kasali wal bukhli wal jubni wal dholaid daini wa gholabatir rijali.
Artinya:
“Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih serta duka cita ataupun kecemasan, dari rasa lemah serta kelemahan, dari kebakhilan serta sifat pengecut, dan beban utang serta tekanan orang-orang jahat.”

2. Allahumma inni as-aluka nafsan bika muthma-innah, tu’minu biliqo-ika wa tardho bi qodho-ika wataqna’u bi ’atho-ika.

Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang merasa tenang kepada-Mu, yang yakin akan bertemu dengan-Mu, yang ridho dengan ketetapan-Mu, dan yang merasa cukup dengan pemberian-Mu.”

Islam mengajarkan untuk menyikapi kesedihan dengan penuh kesabaran dan berserah diri kepada Allah Ta’ala. Dalam menyikapi kesedihan ini umat muslim dilarang untuk berputus asa dan harus tetap bersemangat menjalani kehidupan. Umat muslim harus selalu optimis, karena rahmat Allah begitu luas.

Cara Menyikapi Kesedihan sesuai Ajaran Islam

Selain mengamalkan Doa untuk meminta ketenangan hati dan pikiran di atas, umat muslim juga bisa melakukan beberapa hal untuk menyikapi rasa sedih maupun kecewa yang dialami. Salah satunya adalah membaca Al-Qur’an.

Membaca Al-Qur’an sendiri memiliki banyak keutamaan sehingga sangat penting untuk selalu diamalkan, termasuk ketika hati merasa sedih dan terpuruk. Allah menjanjikan pahala bagi hamba-Nya yang membaca Al-Qur’an. Bukan hanya itu saja, Al-Qur’an juga bisa menjadi obat bagi hati.

Beberapa surat dalam Al-Qur’an bahkan dikenal sebagai penenang hati, diantaranya adalah:
1. QS. Al-Fatihah
2. QS. Al-Baqarah ayat 250 dan 255
3. QS. Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas
4. QS.Al-Insyirah

Adapun amalan yang bisa dilakukan ketika menghadapi kesedihan adalah bersabar, mengerjakan shalat tahajud, mendengarkan bacaan ayat suci Al-Qur’an, serta memperbanyak dzikir dan istighfar.

Melakukan amal kebaikan seperti bersedekah atau berbagi rezeki juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi beban kesedihan dan kecewa yang dialami.

Terpenting adalah selalu membangun pikiran yang positif agar tidak terjebak dalam kesedihan yang berlarut-larut.

Doa menenangkan hati dan pikiran saat ada masalah, kala sedih, gelisah dan kecewa merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan agar hati dan pikiran kembali tenang.

Selalu mengembalikan semua urusan kepada Allah adalah jalan terbaik. Yakinlah bahwa setiap masalah pasti ada hikmahnya.***

Oase Hati Lainnya

SOP KAMBING ATAU GULAI? – Kata Usbob

ASKAR KAUNY – Saya mengenal Bambang dalam sebuah kesempatan umrah.

Meski berprofesi sebagai seorang dosen yang berpenghasilan pas-pasan, namun rezeki dari Allah Swt.

Menurutnya bukan dari berapa besar penghasilan yang diterima seseorang.

Bambang selalu berkeyakinan, “Berapa pun besaran rezeki yang Allah berikan asal pintar mensyukurinya, pasti Allah akan memberi tambahan keberkahan seperti yang selalu dijanjikan.”

Hidup penuh rasa kesyukuran kepada Allah membuatnya bisa berangkat umrah bersama istri, meskipun tanpa harus mengeluarkan duit sedikitpun dari koceknya.

“Jadi, bukankah ini pun adalah rezeki dari Allah yang tak terduga?!” Tukas Bambang bersemangat.

Saya mengiyakan sepenuh hati prinsip hidup penuh kesyukuran yang Bambang jalani.

Prinsip syukur kepada Allah Swt. terus kami perbincangkan, hingga pada akhirnya kami berkesimpulan bahwa hidup itu serasa di surga asalkan kita pandai bersyukur kepada-Nya.

إِنَّ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ الْيَوْمَ فِي شُغُلٍ فَاكِهُونَ. هُمْ وَأَزْوَاجُهُمْ فِي ظِلاَلٍ عَلَى الأَرَائِكِ مُتَّكِئُونَ. لَهُمْ فِيهَا فَاكِهَةٌ وَلَهُمْ مَا يَدَّعُونَ. سَلاَمٌ قَوْلاً مِنْ رَّبٍّ رَّحِيمٍ.
“Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka). Mereka dan isteri-isteri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan.

“Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta. (Kepada mereka dikatakan), ‘Salam,’ sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.” (Yâsîn [36]:55-58)

Bambang berkisah bahwa hari itu saat musim hujan, ia menikmati tidur siang.

Usai shalat Ashar, Bambang duduk di kursi sofa di ruang keluarga.

Pesawat televisi baru saja ia matikan karena menurutnya tidak ada acara yang menarik untuk ditonton.

Bingung hendak melakukan apa, Bambang lalu memanggil istrinya untuk berbincang-bincang.

Wieke, sang istri kini sudah duduk di sebelah Bambang.

Teh manis dan sedikit camilan menemani obrolan mereka sore itu saat rintik hujan mengguyur deras teras rumah mereka.

Sore hari sehabis bangun tidur apalagi kondisi dingin hujan di luar rumah rupanya membangkitkan gairah selera makan Bambang.

Tiba-tiba Bambang menyela pembicaraan, “Bu, dingin-dingin seperti sekarang ini enaknya makan sop kambing atau gulai ya?”
Istrinya menukas, “Wah, jangan pingin macam-macam Pak! Daging kambing mahal, sedang uang gaji yang kau berikan tidak cukup untuk beli daging kambing.”

“Memangnya siapa yang menyuruhmu untuk masak daging kambing, Bu?” Tanya Bambang menyangkal.
“Barusan bapak bilang mau sop kambing atau gulai, itu artinya apa?!” Tanya Wieke minta ketegasan.

“Ah, aku hanya mengajakmu berandai-andai saja. Dingin-dingin seperti ini, enaknya makan sop kambing atau gulai?” Jelas Bambang.

Wieke baru mengerti maksud suaminya dan segera ia menukas, “Oh, jadi cuma berkhayal toh?! Kalau gitu enakan mana ya, emmmmmm…” ia bergumam.

“Aku rasa dingin-dingin begini sepertinya lebih enak makan gulai kambing ya Pak?!” Usul Wieke.

Bambang lalu membayangkan kenikmatan gulai kambing yang mengepul, dengan santan yang kental dan daging kambing dengan aroma khas berwarna kuning.

“Duh nikmat sekali…!!!” gumam Bambang. “Iya deh Bu, aku setuju. Enakan makan gulai kambing dingin-dingin seperti ini!!!” Seru Bambang.

Sepasang suami-istri itu sepakat menginginkan gulai kambing dalam suasana dingin di bawah guyuran hujan.

Keinginan itu laksana doa dari mereka. Dalam ketiadaan materi mereka hanya bisa berharap dan berkhayal. Namun apa yang terjadi kemudian???

Bambang lalu mengisahkan bahwa kemudian hujan terdengar berhenti mengguyur. Lalu terdengar suara pintu diketuk oleh seseorang dari luar.

Bambang memberi isyarat kepada Wieke untuk segera membukakan pintu.

Wieke bangkit dari duduknya lalu berjalan ke arah pintu.

Terdengar pembicaraan Wieke dengan seseorang. Bambang yakin bahwa Wieke sudah menutup pintu itu kembali.

Namun aneh, Wieke tidak datang lagi menemui suaminya. Bambang menunggu beberapa lama. Ia menunggu dan menunggu, “Aneh, kenapa istriku tak muncul-muncul?” gumamnya.

Bambang pun memanggil-manggil istrinya, “Bu, ada apa Bu, ada apa?!” Sementara yang dipanggil tidak memberi jawaban.

Bambang penasaran dan ia bangkit untuk menyusul istrinya di depan pintu.

Ternyata ia dapati istrinya sedang terpaku berdiam diri. Ada pemandangan yang aneh di sana!!!

Ia dapati kini istrinya berdiri menunduk sambil memegang sebuah nampan.

Di atas nampan itu terdapat sebuah mangkuk, lalu mangkuk itu ditutupi dengan sebuah kertas cokelat pembungkus nasi.

“Lalu mengapa istriku berdiam diri seperti itu?” Batin Bambang.

“Bu, ada apa Bu, ada apa?!” Sekali lagi Bambang bertanya.

Namun tetap saja Wieke tidak memberi jawaban.

Lalu batin Bambang semakin kacau, bahkan ia menduga jangan-jangan ada seorang tetangganya yang baru saja meninggal sehingga membuat istrinya menjadi sedih dan terdiam.

“Ada apa, Bu?” Bambang kini memegang kedua bahu istrinya.

Maka Wieke pun terlihat meneteskan air mata di pipinya. Wieke tak sanggup berkata apa pun membalas pertanyaan suaminya.

Kini Wieke membuka kertas pembungkus yang menutupi mangkuk di atas nampan. Saat kertas itu disingkap, maka Wieke hanya bisa berkata, “INI GULAI KAMBING, PAK!”

Subhanalllah, begitu cepat Allah Swt. menghadirkan keinginan para hamba-hamba-Nya.

Hidup laksana di surga. Apa pun yang diinginkan, selalu Allah hadirkan. Lalu, nikmat Tuhan yang mana lagi hendak engkau dustakan?!

#AllahMencintaimu

Elegi Tanggal Tua Menurut Hadist

Elegi Tanggal Tua Menurut Hadist

By Ust. Bobby Herwibowo, Lc – Januari 12, 2022 – in Kata Usbob

Elegi Tanggal Tua Menurut Hadist/pixabay/MaeM

ASKAR KAUNY – Tanggal tua bukan cuma masalah bagi para karyawan kebanyakan, namun juga dirasakan oleh pengusaha.

Saat itu Kasim puyeng tujuh keliling. Besok tanggal gajian, namun staf keuangan bilang bahwa saldo gak cukup buat bayar gajian.

“Berapa lagi kurangnya?” Kasim bertanya via sms.

“350 juta, pak” balas anak buah.

Baca juga: SOP KAMBING ATAU GULAI? – Kata Usbob

Perjalanan menuju kantor menjadi suram. Seperti mendung besar nan gelap menggayut di langit hidup Kasim pagi itu.

Ia masuk kantor, namun kali itu ia tidak langsung duduk di belakang meja. Ia pergi ke toilet untuk berwudhu dan ia dirikan shalat dhuha untuk meminta kepada Rabb nya.

2 rakaat ia jalani. Tak puas, ia tambah 2 rakaat lagi. Usai itu, ia sholat lagi. 6 rokaat dhuha baru saja ia selesaikan dengan salam, tiba-tiba ia dengar hape berbunyi tanda sms masuk.

Ia buka dan seketika ia bertakbir, “Allahu Akbar!”

Matanya berkaca membaca pesan di layar…

“Alhamdulillah ada dana masuk pak sebesar 360 juta dari salah satu rekanan kita. In sya Allah besok bisa gajian”

Ya Allah, begitu cepat Engkau memberi hamba yang meminta

عَنْ نُعَيْمِ بْنِ هَمَّارٍ الْغَطَفَانِىِّ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تَعْجِزْ عَنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ ».

Dari Nu’aim bin Hammar Al Ghothofaniy, beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.”

HR. Ahmad (5/286), Abu Daud no. 1289, At Tirmidzi no. 475, Ad Darimi no. 1451

#AllahMencintaimu

Kata Usbob Lainnya

PANTAT LOW BED

PANTAT LOW BED

“Pak, seperti orang lagi kelebihan duit aja. Ngapain bagi-bagi duit sampai segitu banyak?!” Tanya Ima kepada Zainal, suaminya.
“Sudahlah Ma, pokoknya aku mau berbagi rezeki kepada keluarga di kampung kita ini, insya Allah pasti dibalas berlipat-lipat oleh-Nya,” jelas Zainal kepada Ima.
*
Tahun itu Zainal sedang pulang mudik Idul Fitri ke kampungnya di Maninjau, Bukit Tinggi. Sebagaimana orang awak di perantauan, kembali ke kampung setiap lebaran Idul Fitri adalah sebuah tradisi yang jangan sampai terlewatkan. Mereka yang mencoba peruntungan nasib di perantauan dan sudah sukses, akan kembali dengan membawa sedikit rezeki mereka setiap lebaran demi berbagi untuk handai taulan di kampung yang kurang bernasib baik.
Itu juga yang dilakukan Zainal setiap tahun. Namun, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di tahun 2004, Zainal membawa uang untuk disedekahkan dengan nilai hampir Rp. 40 juta. Padahal di tahun sebelumnya, kisaran sedekah yang ia berikan antara 5-10 juta saja.
*
Silakan lanjutannya ada di link berikut:
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=453071862870438&id=100045028846718

#AllahMencintaimu

Kata Usbob Lainnya

TOLONG BELI HANDUK INI!

TOLONG BELI HANDUK INI!

Dari Abdullah bin Mas’ud Ra bahwa Rasulullah Saw. bersabda,
“Sedekah akan jatuh di tangan Allah, sebelum sedekah itu diterima oleh tangan peminta.” (Al Hadits)

Pagi itu Yudi, -bukan nama asli- sedang menyantap sarapan pagi bersama istri dan dua orang anaknya. Saat itu waktu menunjukkan pukul 05.20 WIB. Mereka bergegas menyantap sarapan. Itulah kebiasaan Yudi sekeluarga setiap hari. Mereka harus meninggalkan rumah setengah enam pagi kalau tidak ingin terlambat dalam aktivitas keseharian.
Namun dalam ketergesaan di pagi buta itu, terdengar suara pintu diketuk oleh seseorang. Istri Yudi segera berjalan ke arah pintu depan. Di sana rupanya ada seorang ibu tetangga rumah beserta anaknya yang datang dengan sebuah bungkusan.
“Ada apa, ibu?” tanya istri Yudi.
“Boleh saya bertemu dengan pak Yudi?” tanya sang tamu.
Perempuan itu dipersilakan masuk. Ia menunggu di ruang tamu, sementara Yudi menyelesaikan sarapan.
Usai itu, Yudi datang menyapa. Ia menanyakan ada apa gerangan. Di sisinya sang istri turut mendengarkan.
Ibu sang tamu kemudian berkata lirih, “Pak Yudi, tolong beli handuk ini!”
*
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=450710243106600&id=100045028846718

#AllahMencintaimu

Kata Usbob Lainnya

Kebaikan 40 Tahun Terbalas

Kebaikan 40 Tahun Terbalas

“Abi tahu gak kalau direktur Yamaha sampai jual motor untuk gaji karyawan nya?” tanya Azka, putra bungsu saya. 12 tahun, usianya.

“Gak tahu tuh… apa karena pandemi?!” tanya saya balik kepadanya.

“Wah abi gak tahu ternyata….! Ya, iyalah… khan direktur yamaha motor Indonesia tugasnya adalah jualan motor. Terus ngapain kalau gak jualan?!” sahutnya sambil terkekeh.

“Wah kalah set nih aku sama Azka”, batinku.

Tapi aku ingin beritahu Azka fakta ini, juga semua pembaca yang mungkin belum tahu tentang fakta direktur yamaha motor Indonesia.

Siang itu, saya hadiri undangan. Pernikahan seorang cucu dari H. Abdul Muthalib. Sosok yang belum lama saya kenal. 2 tahun belakangan kurang-lebih. Saya memanggil beliau datuk Thalib.

Beliau wakafkan tanahnya lebih dari 5000 m² di tengah kota Jambi. Untuk dibangun mahad Askar Kauny. Mahad gratis buat penghafal Al Quran.

Datuk Thalib menyambut saya ketika acara persepsi pernikahan cucu nya di Jakarta.

Lalu ia kenalkan saya dengan pria berjas dan dasi merah.

“Ini anak saya… anak angkat saya”, datuk jelaskan singkat.

“Nama saya Dyon pak ustadz…” beliau perkenalkan diri.

Saya pun menyalami nya.

Pak Dyon jelaskan bahwa dirinya dulu orang susah. Namun orang tua saya berkeinginan agar saya sekolah tinggi ke Jawa. Dan saya bisa kuliah di ITB karena pertolongan datuk Thalib.

Jika tidak ada bantuan pak Thalib, besar kemungkinan nasib saya tidak bisa seperti ini” jelas Dyon.

Takdir Allah berubah. Roda kehidupan berputar ke atas bagi Dyon. Setelah berkarir sekian lama, akhirnya ia menjadi Executive Vice President di Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Kejadian lebih dari 40 tahun lalu, kini berbuah manis. Kebaikan berbalas kebaikan. Dulunya zero kini jadi hero.

Dan yang saya kagum dengan datuk Thalib adalah, beliau amat percaya dengan kebaikan yang beliau tanam.

Di usia nya yang lebih dari 80 tahun, beliau masih percaya bahwa santri yatim dhuafa penghafal Al Quran kelak akan membawa kebaikan bagi diri dan keluarganya.

In sya Allah ada di antara santri-santri tersebut yang kelak akan menjadi Dyon lain yang memiliki prestasi gemilang, di dunia dan akhirat.

Mohon doakan datuk Thalib ya, sobat!

وَأَحۡسِن كَمَآ أَحۡسَنَ ٱللَّهُ إِلَيۡكَۖ

dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu

-Surat Al-Qashash, Ayat 77

#AllahMencintaimu

Kata Usbob Lainnya

Mata Buta Seorang Ayah

Mata Buta Seorang Ayah

Di Askar Kauny ada 2 orang unik. Usbob & Usbib. Mirip Upin & Ipin. Usbib, adalah ustadz Habiburrahim. Beliau saudara yang saya cinta karena Allah.

Sama pernah menuntut ilmu di Al Azhar, Cairo. Satu asrama. Satu perjuangan. Kami bersama-sama dalam membuat sanggar terjemah bahasa Arab, Kuwais namanya. Lalu menemukan formula KQM, Menghafal Al Quran Semudah Tersenyum. Menggelar pelatihan ToT 1000 Muallim Al Quran. Mendirikan yayasan Askar Kauny, dan banyak lagi.

Intinya, beliau setia dampingi saya. Saya mencintai beliau karena Allah Ta’ala dan semoga ini berlangsung abadi. Mohon doakan….

Usbib, menikah beberapa belas tahun lalu berangkat dari rumah saya. Keluarga nya adalah keluarga kami. Demikian juga sebaliknya.

Namun setelah beberapa tahun bersahabat, saya diajak Usbib singgah di rumah orang tuanya di Jember, Jawa Timur.

Saya berbincang dengan kedua orang tua Usbib. Setelah lama ngobrol, baru saya sadari bahwa ayahnya Usbib tidak hadir ketika anaknya menikah di Jakarta. Saya tanya apa gerangan?

Ayah Usbib berujar, “Saat itu saya buta!”

“Mengapa sekarang koq bisa melihat jelas?” Aku bertanya penasaran.

Beliau jelaskan bahwa pandangan mata awalnya lamur. Lama-lama menjadi gelap. Dan akhirnya buta.

Pengobatan medis berbagai cara sudah ditempuh. Namun tetap saja mata tak bisa melihat.
Setelah hampir pupus harapan ikhtiar penyembuhan, ada seorang sahabat yang menyarankan untuk perbanyak shaum. Puasa!

Saran itu dijalankan. Awalnya puasa senin-kamis. Mulai enak terasa di badan meningkat ke shaum sunnah Daud. Lalu akhirnya shaum dahr. Puasa terus menerus sepanjang tahun. Kecuali hari-hari haram yang lima.

“Badan makin terasa enak, dan pandangan mulai terang, ” ujarnya.

“Atas izin Allah, mata saya bisa kembali melihat seperti semula”, sambung nya.

Allahu Akbar…

Saya terperanjat. Kagum, tak bisa bicara.

Dahsyat sekali pertolongan Allah kepada hamba yang hampir putus asa.

Rupanya taqarrub kepada Allah dengan amal wajib dan perbanyak amal sunnah akan datangkan pertolongan yang sempurna.

Termasuk juga kesembuhan penyakit yang diderita.

#AllahMencintaimu

Kata Usbob Lainnya

Pengertian dan Perhitungan Zakat Mal

Hikmah Zakat

Zakat adalah salah satu bagian dari rukun Islam. Setiap tahunnya, salah satu jenis zakat yang harus dibayarkan oleh muslim yang mampu adalah zakat mal. Mengetahui pengertian dan perhitungan zakat mal sangat penting agar kewajiban ini selalu terpenuhi.

Apabila tidak dilakukan, maka salah satu rukun Islam tidak akan terpenuhi. Apalagi, sudah sangat mampu untuk mengeluarkan zakat penghasilan atau zakat harta. Informasi lebih lanjut tentang zakat zal bisa disimak di bawah ini.

Pengertian Zakat Mal

Pengertian zakat mal menurut bahasa dan istilah adalah sesuatu yang bisa mensucikan harta yang dimiliki oleh seseorang. Menurut bahasa zakat berasal dari kata zakah yang berarti sesuatu yang bisa mensucikan.

Artinya jika seseorang mengeluarkan zakat jenis apapun termasuk zakat mal, maka harta yang dimiliki akan disucikan. Apabila mengeluarkan zakat fitrah maka dirinya yang akan disucikan. Itulah kenapa saat sebelum Idul Fitri semua muslim yang mampu harus mengeluarkan zakat fitrah.

Hukum zakat mal adalah wajib untuk mereka yang sudah memenuhi beberapa persyaratan. Pasalnya, tidak semua orang memiliki harta dalam jumlah banyak atau sudah mencapai nisab.

Normalnya, harta yang bisa dikeluarkan zakatnya akan memenuhi beberapa persyaratan di bawah ini:

1.Milik Sendiri Sepenuhnya

Seseorang bisa mengeluarkan zakat mal Apabila harta yang dimiliki adalah hak miliknya sendiri. Jika ada yang memiliki warisan yang belum menjadi haknya karena belum ada pembagian, berarti tidak perlu mengeluarkan zakat mal sesuai dengan jenis harta tersebut.

Apapun yang belum menjadi hak milik sepenuhnya, tidak perlu dikeluarkan zakat. Apabila milik bersama, seperti milik keluarga maka keluarga itulah yang harus mengeluarkan bukan salah satu individu yang ada di dalamnya.

2.Bisa Berkembang

Harga tersebut bisa berkembang atau bertambah karena memiliki nilai aset yang terus naik. Katakanlah harga ini berupa tanah atau bangunan yang nilainya terus naik. Selain itu, bisa juga dalam bentuk perhiasan seperti emas yang nilainya juga konstan naik setiap tahunnya.

Apabila harta tidak akan memiliki kenaikan harga maka tidak perlu dikeluarkan zakatnya. Meski demikian, harus mengetahui apakah harga tersebut benar-benar memiliki nilai yang konstan atau ada kenaikan harga jualnya.

3.Cukup Nisab

Memiliki emas 1 gram saja tidak akan membuat seseorang harus mengeluarkan zakat mal. Hal yang perlu diperhatikan adalah seseorang bisa mengeluarkan zakat apabila harta yang dimiliki sudah memiliki atau sudah cukup nisab.

Lalu, yang dimaksud dengan nisab adalah sudah memiliki batas untuk dikeluarkan zakatnya. Apabila belum sampai ke titik batas untuk mengeluarkan zakat, berarti tidak perlu mengeluarkan apapun.

4.Kebutuhan Pokok Terpenuhi

Seseorang yang belum memenuhi kebutuhan pokoknya dengan baik seperti masih berhutang atau terkadang sulit untuk makan, tidak perlu mengeluarkan zakat mal.

Alasannya, mereka dikategorikan sebagai seseorang yang belum mampu.Suatu zakat itu zakat fitrah maupun zakat mal bisa dikeluarkan apabila seseorang sudah tidak memiliki masalah dengan kebutuhan pokoknya.

Misalnya, belum memiliki uang untuk kebutuhan makan esok hari berarti seseorang tidak perlu mengeluarkan zakat.

5.Sudah Tidak Ada Utang

Selain masalah kebutuhan pokok yang menjadi perhatian utama, seseorang bisa mengeluarkan zakat mal apabila mereka sudah tidak memiliki utang sama sekali. Jika masih memiliki hutang maka mereka tidak perlu mengeluarkan apapun.

Terkadang seseorang sudah memiliki rumah atau kendaraan, tetapi keduanya merupakan cicilan. Jadi akan sulit apabila ingin mengeluarkan zakat mal karena apa yang dimiliki saat ini belum menjadi hak milik sepenuhnya.

6.Sudah Berusia Setahun

Seseorang bisa mengeluarkan zakat mal dari apa yang sudah mereka miliki apabila harta itu sudah berusia 1 tahun. Apabila siklus 1 tahun sudah selesai maka zakat mal bisa dikeluarkan.

Zakat mal bisa dikeluarkan kapanpun sesuai dengan usia dari harta. Biasanya, beberapa orang mengeluarkan zakat mal bersamaan juga dengan zakat fitrah sehingga bisa dimanfaatkan dengan baik oleh mereka yang membutuhkan ketika Hari Raya.

Nisab Zakat Mal

Nisab zakat mal berbeda-beda di setiap jenisnya. Zakat mal hanya dibayarkan setelah harta sudah mencapai dari nisab dan haul. Berikut beberapa nisab dari barang atau benda yang harus dikeluarkan zakatnya:
•Emas 20 dinar atau setara Rp950 ribu
•Perak 200 dirham atau setara Rp750 ribu
•Penghasilan 2,5% asal sudah memenuhi nisab 522 kg harga beras yang dikonsumsi atau sekitar Rp5-6 jutaan
•Dewan ternak minimal 1 ekor
•Pertanian minimal punya 653 kg hasil panen bersih, 10% jika dengan air hujan dan 5% dengan pengairan biasa.

Perhitungan Zakat Mal

Sebagai contoh seseorang memiliki harta berupa penghasilan senilai Rp10 juta setiap bulannya. Nilai ini sudah melebihi nisab sehingga dia harus mengeluarkan zakat sekitar 2,5% dari 10 juta yaitu Rp250.000 setiap bulannya.

Apabila nilai gaji yang dimiliki lebih kecil, tidak perlu mengeluarkan zakat mal. Tetapi masih disarankan untuk mengeluarkan zakat sebagai bagian dari membersihkan harta yang sudah didapatkan.

Jenis-Jenis Zakat Mal

Contoh zakat mal yang perlu dikeluarkan sudah dijelaskan di bagian atas. Setelah mengetahui pengertian dan perhitungan zakat mal, tidak ada salahnya untuk paham dengan jenis zakat mal yang harus dikeluarkan.

1.Emas dan Perak

Emas dan perak harus dikeluarkan zakatnya karena termasuk barang-barang mewah. Emas dan perak yang dikeluarkan bisa dalam bentuk perhiasan ataupun dalam bentuk lapangan dan investasi lainnya.

Berbagai jenis harta kendaraan yang setara dengan emas dan perak seperti kendaraan, tabungan, ataupun rumah juga harus diberikan zakat. Intinya, sesuatu yang berharga harus dikeluarkan zakat malnya selama persyaratan yang sudah dituliskan di atas terpenuhi.

2.Hasil Pertanian

Hasil pertanian berupa bahan pokok seperti beras dan juga buah-buahan juga harus dikeluarkan zakatnya. Pengeluaran zakat biasanya ditentukan dengan jenis pengairan yang digunakan apakah menggunakan air hujan atau menggunakan pengairan standar.

3.Hewan Ternak

Hewan ternak dalam jumlah banyak juga harus dikeluarkan zakatnya dalam satu periode. Setiap hewan ternak seperti sapi, kambing, domba, dan unta harus dikeluarkan zakat malnya dengan jumlah yang berbeda-beda. Biasanya, tergantung dengan jumlah ternak yang dimiliki saat itu.

4.Harga Niaga

Harta hasil niaga perdagangan juga harus dikeluarkan zakat mal sesuai dengan aturan yang berlaku. Lalu, yang perlu dikeluarkan adalah zakat berdasarkan untung yang dimiliki dalam periode tertentu.

5.Hasil Profesi

Zakat profesi juga harus dikeluarkan layaknya sedang membayar pajak. Biasanya, ada batas minimal yang harus dikeluarkan dan seharga dengan beras yang mereka konsumsi setiap harinya.

6.Rikaz

Rikaz adalah harta temuan atau harta yang ditemukan dengan mudah. Biasanya, seseorang yang memiliki harta temuan apa yang ditemukan karena masih milik dari keluarga. Zakat mal yang harus dikeluarkan sekitar 20%.

Memahami pengertian dan perhitungan zakat mal sangat penting. Itulah kenapa seseorang harus mengetahui apa saja dari jenis harta mereka yang harus dikeluarkan zakatnya. Dengan begitu, kewajiban akan terpenuhi dan tidak akan melanggar aturan yang sudah menjadi tuntunan muslim.

Terkadang, seseorang tidak mengeluarkan zakat mal karena mereka tidak tahu apa saja yang harus diberi zakat. Hal ini sesuai dengan apa yang sudah dituliskan di atas, ada beberapa jenis harta yang harus dikeluarkan zakatnya agar menjadi lebih bersih dan bermanfaat.

Oase Hati Lainnya

Hikmah Zakat

Hikmah Zakat

Zakat memang bagian dari salah satu rukun Islam. Dengan rutin mengeluarkan zakat setiap tahunnya, berbagai hikmah zakat akan didapatkan oleh seseorang secara khusus atau masyarakat secara umum. Intinya, mengeluarkan zakat bisa memberikan banyak sekali manfaat.

Untuk mengetahui apa saja hikmahnya, ada baiknya untuk menyimak beberapa ulasan yang akan dibahas di bawah ini. Dengan begitu, seseorang bisa memahami tentang manfaat dari mengeluarkan zakat entah itu zakat fitrah ataupun zakat mal yang merupakan zakat dari harta.

Hikmah Zakat Fitrah

Dalam satu tahun, seseorang pasti akan mengeluarkan banyak sekali kesalahan baik yang disengaja ataupun yang tidak disengaja. Berbagai hal buruk juga mungkin terjadi sehingga membuat depannya menjadi tidak pernah atau semakin terpuruk.

Dengan mengeluarkan zakat fitrah, maka mereka akan mensucikan diri khususnya terhadap apa saja yang sudah dilakukan. Mensucikan diri ini maka sesuatu yang bisa membuat mereka menjadi buruk bisa hilang dan diganti dengan sesuatu yang lebih bermanfaat.

Ini tentu menjadi bagian dari hikmah zakat adalah mensucikan. Itulah kenapa zakat fitrah harus dikeluarkan per individu. Artinya, setiap individu harus disucikan dirinya dari hal-hal yang mungkin bisa membuat keimanan mereka mengalami penurunan.

Hikmah Zakat Mal

Zakat mal sama halnya dengan mengeluarkan suatu pajak dari penghasilan atau harta yang dimiliki oleh seseorang. Mengeluarkan zakat mal atau zakat penghasilan sama juga dengan mengeluarkan hak yang sudah dimiliki oleh orang.

Harta yang kita miliki sebenarnya masih memiliki hak orang lain yang harus dikeluarkan agar harta itu disucikan. Dengan begitu, tidak akan ada masalah sama sekali dengan apa yang sudah dimiliki. Kata menjadi lebih suci dan bisa lebih bermanfaat untuk diri sendiri.

Hikmah Bagi Muzakki

Selanjutnya, 3 hikmah zakat bagi muzakki atau orang yang mengeluarkan zakat terdiri dari:
•Memberikan kesadaran diri jika harta yang dimiliki semata-mata adalah titipan dari Allah dan tidak bisa dikuasai begitu saja.
•Membersihkan diri, khususnya jiwa agar terhindar dari sifat-sifat yang sangat merugikan dan tidak bisa oleh Allah seperti tamak dan takabur.
•Membersihkan berbagai jenis dosa apapun kesalahan yang dilakukan ketika mendapatkan harta tersebut.

Mengeluarkan zakat akan menghilangkan berbagai jenis dosa yang disengaja ataupun tidak disengaja sehingga apa yang didapatkan semakin bermanfaat. Bahkan, bisa semakin berkembang dengan pesat karena sudah diberkahi oleh Allah.

Hikmah Bagi Mustahik

Untuk mereka yang menjadi penerima zakat, manfaat yang didapatkan akan semakin banyak sehingga kehidupan mereka bisa berjalan dengan lebih baik. Berikut beberapa hikmah bagi mustahik:

•Meringankan beban ekonomi mereka yang terkadang sulit untuk makan esok hari.
•Bisa menyadari jika muslim saling bahu-membahu untuk saudaranya. Jadi tidak perlu merasa khawatir ataupun merasa berkecil hati.
•Menggunakan zakat yang diberikan sebagai salah satu bentuk untuk mengubah diri. Misalnya, zakat yang diberikan dalam bentuk uang dan bisa dipakai untuk modal membuat usaha.
•Mempererat hubungan antara sesama muslim dan tidak ada lagi jurang pemisah antara kaya dan miskin karena semuanya sama di mata Allah. Hal yang membedakan semua orang adalah ketakwaan mereka.

Hikmah dari zakat ternyata sangat besar tidak hanya untuk mereka yang mengeluarkan tetapi juga mereka yang menerimanya. Rutin mengeluarkan zakat akan membersihkan diri dari berbagai jenis dosa dan juga membantu masyarakat yang memang membutuhkan secara finansial.

Mengeluarkan zakat tidak akan membuat seseorang kehilangan banyak harta yang mereka miliki. Justru dengan mengeluarkannya harta akan dibersihkan sehingga bisa memiliki harga baru yang lebih halal dan bisa bermanfaat untuk dirinya sendiri dan juga keluarga.

Oase Hati Lainnya