Mukjizat Alquran
Mukjizat Alquran
Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberikan mukjizat kepada para nabi dan rasul terdahulu, dan salah satu mukjizat terbesar yang diberikan Allah adalah Alquran. Berbeda dari mukjizatnya para nabi yang sifatnya indrawi, mukjizat Alquran sifatnya kekal, rasional dan berlaku sepanjang masa.
Mukjizat yang ada di dalam Alquran merupakan kelebihan-kelebihan yang menjadi bukti kebenaran. Alquran adalah kitab suci bagi umat Islam yang menjadi petunjuk dan pedoman bagi manusia di sepanjang zaman.
Pengertian Mukjizat Alquran
Mukjizat Alquran adalah suatu peristiwa yang sangat luar biasa pada Alquran yang terjadi melalui Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, sebagai bukti kenabian yang ditantangkan kepada siapa saja yang ragu untuk mendatangkan hal yang serupa namun tidak mampu melakukannya.
Mukjizat alquran dari segi bahasa berasal dari kata a’jaza yang artinya adalah sesuatu yang melemahkan atau mengalahkan, sementara pelakunya adalah mu’jiz. Dengan kata lain, mukjizat adalah hal luar biasa dan diperlihatkan Allah Subhanahu wa Ta’ala melalui para nabi dan rasul sebagai bukti kenabiannya.
Di dalam Al-Qur;an sendiri terdapat banyak kisah dan cerita tentang mukjizat dari Allah Ta’ala melalui para nabi dan rasul-Nya. Dengan demikian dapat dipahami jika mukjizat pada Alquran merupakan kelebihan yang ada di dalamnya dan menjadi bukti kebenaran.
Alquran telah memberitakan tentang segala sesuatu yang telah dan akan terjadi, seperti peristiwa-peristiwa besar yang akan terjadi dalam kehidupan. Sementara untuk bukti-bukti kebenaran yang berasal dari luar Alquran, maka hal itu tidak termasuk dalam mukjizat kitab Alquran.
Mukjizat Alquran Menurut Ulama
Para ulama banyak yang telah mempelajari Alquran sebagai mukjizat terbesar sepanjang masa. Adapun ilmu yang secara khusus mempelajari kemukjizatan Alquran disebut dengan ilmu I’jazil Qur’an.
Para ulama sedikit berbeda pendapat mengenai aspek yang dikaji dalam ilmu tersebut, namun jika disimpulkan kajian di dalam ilmu I’jazil meliputi aspek kebahasaan, berita-berita ghaib, aspek syariat atau hukum serta aspek ilmu pengetahuan.
Menurut Quraish Shihab, kemukjizatan Alquran bisa diartikan sebagai keistimewaan-keistimewaan di dalam Al-Quran yang sangat luar biasa. Mukjizat sendiri hanya bisa didapatkan oleh para nabi dan rasul.
Kemukjizatan Alquran juga bisa terlihat dari keindahannya yang merupakan bukti kekuasaan dan keagungan Allah Subhanahu wa Ta’ala atas segala firman-Nya. Dengan segala kemukjizatannya tersebut, maka tidak diragukan lagi jika Alquran merupakan kitab suci yang harus diimani oleh seluruh manusia.
Mukjizat Alquran dari Segi Ilmu Pengetahuan
Salah satu aspek kemukjizatan Alquran adalah ilmu pengetahuan. Alquran merupakan kitab yang di dalamnya mengandung kebenaran dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan khususnya sains. Yang pada masa diturunkannya Alquran ilmu tersebut belum ada dan di luar kemampuan manusia.
Seiring dengan perkembangan zaman, hingga saat ini telah banyak hasil penelitian yang sesuai dan mengungkap kebenaran melalui isyarat-isyarat di dalam Alquran yang telah menunjukkan kemukjizatan Alquran.
Kajian mengenai kemukjizatan Alquran dari segi ilmu pengetahuan bukanlah untuk menjustifikasi hasil penelitian dengan ayat-ayat Alquran atau memaksakan penafsiran Alquran. Karena kajian dilakukan dengan kesadaran bahwa Alquran sifatnya mutlak sementara ilmu pengetahuan bersifat relatif.
Banyak sekali penemuan di bidang ilmu pengetahuan yang memiliki relevansi dengan kemukjizatan Alquran. Bahkan beberapa peneliti mengungkapkan bahwa semakin banyak penemuan ilmiah yang dihasilkan, maka hal itu akan semakin membuktikan dan menguatkan kemukjizatan Alquran.
Alquran merupakan kitab suci Agama Islam yang kemukjizatannya telah terbukti dan berlaku sepanjang masa. Di dalamnya terdapat firman Allah Yang Maha Kuasa sehingga tidak ada satupun makhluk yang mampu menandinginya. Alquran adalah petunjuk dan mukjizat terbesar yang pernah ada.