04 January 2022
oleh rafli
Hikmah Zakat
Zakat adalah salah satu bagian dari rukun Islam. Setiap tahunnya, salah satu jenis zakat yang harus dibayarkan oleh muslim yang mampu adalah zakat mal. Mengetahui pengertian dan perhitungan zakat mal sangat penting agar kewajiban ini selalu terpenuhi.
Apabila tidak dilakukan, maka salah satu rukun Islam tidak akan terpenuhi. Apalagi, sudah sangat mampu untuk mengeluarkan zakat penghasilan atau zakat harta. Informasi lebih lanjut tentang zakat zal bisa disimak di bawah ini.
Pengertian Zakat Mal
Pengertian zakat mal menurut bahasa dan istilah adalah sesuatu yang bisa mensucikan harta yang dimiliki oleh seseorang. Menurut bahasa zakat berasal dari kata zakah yang berarti sesuatu yang bisa mensucikan.
Artinya jika seseorang mengeluarkan zakat jenis apapun termasuk zakat mal, maka harta yang dimiliki akan disucikan. Apabila mengeluarkan zakat fitrah maka dirinya yang akan disucikan. Itulah kenapa saat sebelum Idul Fitri semua muslim yang mampu harus mengeluarkan zakat fitrah.
Hukum zakat mal adalah wajib untuk mereka yang sudah memenuhi beberapa persyaratan. Pasalnya, tidak semua orang memiliki harta dalam jumlah banyak atau sudah mencapai nisab.
Normalnya, harta yang bisa dikeluarkan zakatnya akan memenuhi beberapa persyaratan di bawah ini:
1.Milik Sendiri Sepenuhnya
Seseorang bisa mengeluarkan zakat mal Apabila harta yang dimiliki adalah hak miliknya sendiri. Jika ada yang memiliki warisan yang belum menjadi haknya karena belum ada pembagian, berarti tidak perlu mengeluarkan zakat mal sesuai dengan jenis harta tersebut.
Apapun yang belum menjadi hak milik sepenuhnya, tidak perlu dikeluarkan zakat. Apabila milik bersama, seperti milik keluarga maka keluarga itulah yang harus mengeluarkan bukan salah satu individu yang ada di dalamnya.
2.Bisa Berkembang
Harga tersebut bisa berkembang atau bertambah karena memiliki nilai aset yang terus naik. Katakanlah harga ini berupa tanah atau bangunan yang nilainya terus naik. Selain itu, bisa juga dalam bentuk perhiasan seperti emas yang nilainya juga konstan naik setiap tahunnya.
Apabila harta tidak akan memiliki kenaikan harga maka tidak perlu dikeluarkan zakatnya. Meski demikian, harus mengetahui apakah harga tersebut benar-benar memiliki nilai yang konstan atau ada kenaikan harga jualnya.
3.Cukup Nisab
Memiliki emas 1 gram saja tidak akan membuat seseorang harus mengeluarkan zakat mal. Hal yang perlu diperhatikan adalah seseorang bisa mengeluarkan zakat apabila harta yang dimiliki sudah memiliki atau sudah cukup nisab.
Lalu, yang dimaksud dengan nisab adalah sudah memiliki batas untuk dikeluarkan zakatnya. Apabila belum sampai ke titik batas untuk mengeluarkan zakat, berarti tidak perlu mengeluarkan apapun.
4.Kebutuhan Pokok Terpenuhi
Seseorang yang belum memenuhi kebutuhan pokoknya dengan baik seperti masih berhutang atau terkadang sulit untuk makan, tidak perlu mengeluarkan zakat mal.
Alasannya, mereka dikategorikan sebagai seseorang yang belum mampu.Suatu zakat itu zakat fitrah maupun zakat mal bisa dikeluarkan apabila seseorang sudah tidak memiliki masalah dengan kebutuhan pokoknya.
Misalnya, belum memiliki uang untuk kebutuhan makan esok hari berarti seseorang tidak perlu mengeluarkan zakat.
5.Sudah Tidak Ada Utang
Selain masalah kebutuhan pokok yang menjadi perhatian utama, seseorang bisa mengeluarkan zakat mal apabila mereka sudah tidak memiliki utang sama sekali. Jika masih memiliki hutang maka mereka tidak perlu mengeluarkan apapun.
Terkadang seseorang sudah memiliki rumah atau kendaraan, tetapi keduanya merupakan cicilan. Jadi akan sulit apabila ingin mengeluarkan zakat mal karena apa yang dimiliki saat ini belum menjadi hak milik sepenuhnya.
6.Sudah Berusia Setahun
Seseorang bisa mengeluarkan zakat mal dari apa yang sudah mereka miliki apabila harta itu sudah berusia 1 tahun. Apabila siklus 1 tahun sudah selesai maka zakat mal bisa dikeluarkan.
Zakat mal bisa dikeluarkan kapanpun sesuai dengan usia dari harta. Biasanya, beberapa orang mengeluarkan zakat mal bersamaan juga dengan zakat fitrah sehingga bisa dimanfaatkan dengan baik oleh mereka yang membutuhkan ketika Hari Raya.
Nisab Zakat Mal
Nisab zakat mal berbeda-beda di setiap jenisnya. Zakat mal hanya dibayarkan setelah harta sudah mencapai dari nisab dan haul. Berikut beberapa nisab dari barang atau benda yang harus dikeluarkan zakatnya:
•Emas 20 dinar atau setara Rp950 ribu
•Perak 200 dirham atau setara Rp750 ribu
•Penghasilan 2,5% asal sudah memenuhi nisab 522 kg harga beras yang dikonsumsi atau sekitar Rp5-6 jutaan
•Dewan ternak minimal 1 ekor
•Pertanian minimal punya 653 kg hasil panen bersih, 10% jika dengan air hujan dan 5% dengan pengairan biasa.
Perhitungan Zakat Mal
Sebagai contoh seseorang memiliki harta berupa penghasilan senilai Rp10 juta setiap bulannya. Nilai ini sudah melebihi nisab sehingga dia harus mengeluarkan zakat sekitar 2,5% dari 10 juta yaitu Rp250.000 setiap bulannya.
Apabila nilai gaji yang dimiliki lebih kecil, tidak perlu mengeluarkan zakat mal. Tetapi masih disarankan untuk mengeluarkan zakat sebagai bagian dari membersihkan harta yang sudah didapatkan.
Jenis-Jenis Zakat Mal
Contoh zakat mal yang perlu dikeluarkan sudah dijelaskan di bagian atas. Setelah mengetahui pengertian dan perhitungan zakat mal, tidak ada salahnya untuk paham dengan jenis zakat mal yang harus dikeluarkan.
1.Emas dan Perak
Emas dan perak harus dikeluarkan zakatnya karena termasuk barang-barang mewah. Emas dan perak yang dikeluarkan bisa dalam bentuk perhiasan ataupun dalam bentuk lapangan dan investasi lainnya.
Berbagai jenis harta kendaraan yang setara dengan emas dan perak seperti kendaraan, tabungan, ataupun rumah juga harus diberikan zakat. Intinya, sesuatu yang berharga harus dikeluarkan zakat malnya selama persyaratan yang sudah dituliskan di atas terpenuhi.
2.Hasil Pertanian
Hasil pertanian berupa bahan pokok seperti beras dan juga buah-buahan juga harus dikeluarkan zakatnya. Pengeluaran zakat biasanya ditentukan dengan jenis pengairan yang digunakan apakah menggunakan air hujan atau menggunakan pengairan standar.
3.Hewan Ternak
Hewan ternak dalam jumlah banyak juga harus dikeluarkan zakatnya dalam satu periode. Setiap hewan ternak seperti sapi, kambing, domba, dan unta harus dikeluarkan zakat malnya dengan jumlah yang berbeda-beda. Biasanya, tergantung dengan jumlah ternak yang dimiliki saat itu.
4.Harga Niaga
Harta hasil niaga perdagangan juga harus dikeluarkan zakat mal sesuai dengan aturan yang berlaku. Lalu, yang perlu dikeluarkan adalah zakat berdasarkan untung yang dimiliki dalam periode tertentu.
5.Hasil Profesi
Zakat profesi juga harus dikeluarkan layaknya sedang membayar pajak. Biasanya, ada batas minimal yang harus dikeluarkan dan seharga dengan beras yang mereka konsumsi setiap harinya.
6.Rikaz
Rikaz adalah harta temuan atau harta yang ditemukan dengan mudah. Biasanya, seseorang yang memiliki harta temuan apa yang ditemukan karena masih milik dari keluarga. Zakat mal yang harus dikeluarkan sekitar 20%.
Memahami pengertian dan perhitungan zakat mal sangat penting. Itulah kenapa seseorang harus mengetahui apa saja dari jenis harta mereka yang harus dikeluarkan zakatnya. Dengan begitu, kewajiban akan terpenuhi dan tidak akan melanggar aturan yang sudah menjadi tuntunan muslim.
Terkadang, seseorang tidak mengeluarkan zakat mal karena mereka tidak tahu apa saja yang harus diberi zakat. Hal ini sesuai dengan apa yang sudah dituliskan di atas, ada beberapa jenis harta yang harus dikeluarkan zakatnya agar menjadi lebih bersih dan bermanfaat.
Oase Hati Lainnya