Makanan Haram Membuatmu Gila – Kata Usbob

Makanan Haram Membuatmu Gila – Kata Usbob

By Ust. Bobby Herwibowo, Lc – Januari 17, 2022 – in  Kata Usbob

Makanan Haram Membuatmu Gila/pixabay/RitaE

ASKAR KAUNY – Seorang ibu muda berkonsultasi saat sarapan pagi di restoran saat kami sedang safar umrah.

Ia utarakan sejak kecil sering kesurupan.

Dijelaskan olehnya panjang-lebar gejala dan proses keserupannya.

Baca juga: SOP KAMBING ATAU GULAI? – Kata Usbob

Usai mendengar tuturnya, saya bertanya simple kepadanya, “Apakah ayahnya dulu atau suaminya kini bekerja di bank ribawi?”

Ibu muda itu kaget dan bertanya, “Koq ustadz tahu?!”

Saya menjawabnya dengan kalem bahwa hal itu sudah diberitahukan Allah Ta’ala dalam Al Quran surat Al Baqarah 275.

Baca juga: One Day Training Metode Kauny: Menghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum

Hal yang sama juga disampaikan oleh seorang sahabat yang pernah bekerja di bank ribawi.

Setiap kali berangkat ke kantor saya bawa baju dan celana paling kurang 3 stel. Rasanya kalau pakai baju selalu salah.

Sering linglung

Kerap terjadi, jika saya naik mobil menuju kantor saya turun tengah jalan. Sopir awalnya bingung dengan ulah saya. Saya jalan kaki meskipun itu di tol.

Sering mimpi aneh-aneh

Gak kuat, sahabat ini hijrah tinggalkan pekerjaan di bank ribawi dan berkhidmat dalam melayani kaum miskin.

Pokoknya makanan haram membuat gila.

Saya kapok tuturnya jika mengingat ubahnya dulu.

Demikian sahabat.***

Kata Usbob Lainnya

One Day Training Metode Kauny: Menghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum

One Day Training Metode Kauny: Menghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum

By Lutfi Dananjaya – Januari 17, 2022 – in Berita Terkini 

One Day Training Metode Kauny/Tim Askar Kauny

ASKAR KAUNY – Acara One Day Training Metode Kauny, menghafal Al-Qur’an semudah tersenyum, Sabtu, 15 Januari 2022, berlangsung dengan penuh keseruan.

Ustad Habiburrahim, Lc. (Master Trainer Metode Kauny) dan Bunda Hj. Ila Wasilah, M.Pd (Pimpinan KQS LKP Hidayah Indramayu) membawa keceriaan puluhan peserta yang hadir, menggetarkan gedung Islamic Center Indramayu.

Baca juga: Pesantren Pemuda Al Hikmah Bercita-cita Lahirkan Santri Berjiwa Agropreneur dan Berwawasan Al-Qur’an

Ustad Habiburrahim, One Day Training Metode Kauny/Tim Askar Kauny

Teman-teman, Metode Kauny ini asik banget loh, kita bisa menghafal Al-Qur’an semudah tersenyum.

Keunggulannya teman-teman bisa belajar Tahfizh (hafal ayat Al-Quran); Fahmul ma’ani (paham arti); Makhraj (Pengucapannya tepat); Tadjwid (bacaannya benar); dengan Fun theory dalam menghafal Al-Qur’an.

Acara One Day Training Metode Kauny diselenggarakan oleh Askar Kauny, melalui KQS (Kauny Quranic School), didukung oleh Quran Care dan Smile Quran.***

Berita Lainnya

Hafal Al Quran Sejak dalam Kandungan

Hafal Al Quran Sejak dalam Kandungan

By Ust. Bobby Herwibowo, Lc – Januari 14, 2022 – in Kata Usbob 

Hafal Al Quran Sejak dalam Kandungan/pixabay/Pexels

ASKAR KAUNY – بَلْ هُوَ آَيَاتٌ بَيِّنَاتٌ فِي صُدُورِ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ

Bahkan, Al Qur’an itu adalah ayat-ayat yang nyata, yang ada di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. (QS. al-Ankabut: 49).

Saat itu saya sedang share Menghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum, Metode Kauny dalam training selama 3 hari.

Ada seorang dokter neurolog (ahli saraf) bernama Sri berkebangsaan Malaysia.

Baca juga: Doa Menenangkan Hati dan Pikiran

Setelah ikuti beberapa sesi beliau bedah metode kauny dengan disiplin ilmu yang beliau miliki.

“4 tahun pertama bayi dilahirkan adalah Golden Age. 2 tahun pertama indera yang diaktifkan Allah dari tubuh manusia adalah pendengaran. 2 tahun kedua indera yang diaktifkan adalah lisan atau bicara.

Maka apapun yang terdengar oleh bayi pada 4 tahun awal akan menjadi bahasa ‘ibu’ untuknya.

Meski kedua orang tuanya adalah Indonesia. Namun jika ia lahir dan besar di Prancis.

Niscaya ia akan fasih bahasa Indonesia sekaligus Prancis. Meskipun keduanya tidak perlu lagi ia pelajari.

Dan dahsyatnya lagi….

Kalau di 4 tahun pertama ini ia mendengar belasan bahasa dunia, niscaya bayi tersebut dapat menguasainya.

Karena itu, amat penting bayi diajarkan Al Quran di 4 tahun pertama usianya.

Hanya dengan memperdengarkan dan mengucapkan semampunya, maka kelak Al Quran 30 juz akan menjadi bahasa IBU baginya.

Apalagi jika diperdengarkan sejak ia asa dalam kandungan” demikian tutur dokter Sri.

Ibnu Kholdun rahimahullah berkata, “Ketahuilah bahwa mengajarkan Al Qur’an kepada anak-anak merupakan bagian dari syi’ar agama Islam dan yang dipraktekkan umat ini.

“Praktek ini pun tersebar di setiap negeri. Pengaruhnya, hafalan quran bisa lebih mengokohkan iman. Setelah itu barulah kuasai akidah dari ayat-ayat Qur’an, lalu kuasai sebagian matan hadits.”

#AnakHafalQuran

Kata Usbob Lainnya

Doa Menenangkan Hati dan Pikiran

Manusia tidak lepas dari rasa sedih dan gelisah

By Hafidz Muftisany – Januari 14, 2022 – in Oase Hati

Doa Menenangkan Hati dan Pikiran/pixabay/Konevi

ASKAR KAUNY – Manusia tidak lepas dari rasa sedih dan gelisah ketika ada masalah dalam kehidupannya.

Oleh karena itu diperlukan Doa menenangkan hati untuk mengatasinya.

Doa menenangkan hati bisa memberikan rasa tenang dan tawakal di dalam diri. Doa menenangkan hati ini tentu sangat penting untuk diamalkan.

Pada saat gelisah melanda karena banyaknya masalah yang dihadapi, tidak jarang manusia merasa terpuruk dalam kesedihan.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menghadapi masalah hidup adalah kembali kepada Allah, berdoa dan memohon agar diberikan ketenangan batin dan jalan keluar.

Baca Juga: Kisah Relawan Erupsi Semeru: Dugaanku Terhadap Para Penyintas Keliru

Menyikapi Kesedihan

Perasaan kecewa yang ada pada hati seseorang merupakan hal yang sangat manusiawi.

Meski begitu, rasa kecewa yang teramat dalam tidak boleh dibiarkan begitu saja. Karena kecewa dan sedih hanya akan membuat hidup semakin menderita.

Oleh karena itu sebagai umat muslim, apapun masalah yang tengah dihadapi dan menimbulkan rasa kecewa dan kesedihan harus disikapi dengan bijak.

Dan pastinya harus selalu melibatkan Allah dalam setiap kehidupannya. Bukankah setiap masalah itu merupakan ujian dari Allah?

Allah memberikan ujian semata-mata untuk kebaikan manusia itu sendiri, agar selalu mengingat Allah dan kembali bermunajat di hadapan Allah.

Ujian yang diberikan bisa menjadi penggugur dosa, bisa mendatangkan pahala dan bahkan bisa menambah keimanan dalam diri seorang hamba.

La haula wala quwata illa billah. Tiada daya dan upaya selain Allah.

Dzikir ini tentunya sudah sangat mendarah daging di dalam pikiran dan hati setiap umat muslim. Bahwa tidak ada daya dan upaya selain dari kekuatan Allah yang Maha Kuasa.

Doa Menenangkan Hati dan Pikiran bagi Umat Islam

Agar tidak terjebak dalam keterpurukan, maka sudah seharusnya seorang manusia tunduk dan kembali bersujud memohon ampun serta berdoa untuk mendapatkan ketenangan hati dan pikiran.

Adapun Doa untuk memohon ketenangan hati diantaranya adalah seperti berikut:

1. Allahumma Inni audzubika minal hammi wal huzni wal ajzi wal kasali wal bukhli wal jubni wal dholaid daini wa gholabatir rijali.
Artinya:
“Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih serta duka cita ataupun kecemasan, dari rasa lemah serta kelemahan, dari kebakhilan serta sifat pengecut, dan beban utang serta tekanan orang-orang jahat.”

2. Allahumma inni as-aluka nafsan bika muthma-innah, tu’minu biliqo-ika wa tardho bi qodho-ika wataqna’u bi ’atho-ika.

Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang merasa tenang kepada-Mu, yang yakin akan bertemu dengan-Mu, yang ridho dengan ketetapan-Mu, dan yang merasa cukup dengan pemberian-Mu.”

Islam mengajarkan untuk menyikapi kesedihan dengan penuh kesabaran dan berserah diri kepada Allah Ta’ala. Dalam menyikapi kesedihan ini umat muslim dilarang untuk berputus asa dan harus tetap bersemangat menjalani kehidupan. Umat muslim harus selalu optimis, karena rahmat Allah begitu luas.

Cara Menyikapi Kesedihan sesuai Ajaran Islam

Selain mengamalkan Doa untuk meminta ketenangan hati dan pikiran di atas, umat muslim juga bisa melakukan beberapa hal untuk menyikapi rasa sedih maupun kecewa yang dialami. Salah satunya adalah membaca Al-Qur’an.

Membaca Al-Qur’an sendiri memiliki banyak keutamaan sehingga sangat penting untuk selalu diamalkan, termasuk ketika hati merasa sedih dan terpuruk. Allah menjanjikan pahala bagi hamba-Nya yang membaca Al-Qur’an. Bukan hanya itu saja, Al-Qur’an juga bisa menjadi obat bagi hati.

Beberapa surat dalam Al-Qur’an bahkan dikenal sebagai penenang hati, diantaranya adalah:
1. QS. Al-Fatihah
2. QS. Al-Baqarah ayat 250 dan 255
3. QS. Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas
4. QS.Al-Insyirah

Adapun amalan yang bisa dilakukan ketika menghadapi kesedihan adalah bersabar, mengerjakan shalat tahajud, mendengarkan bacaan ayat suci Al-Qur’an, serta memperbanyak dzikir dan istighfar.

Melakukan amal kebaikan seperti bersedekah atau berbagi rezeki juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi beban kesedihan dan kecewa yang dialami.

Terpenting adalah selalu membangun pikiran yang positif agar tidak terjebak dalam kesedihan yang berlarut-larut.

Doa menenangkan hati dan pikiran saat ada masalah, kala sedih, gelisah dan kecewa merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan agar hati dan pikiran kembali tenang.

Selalu mengembalikan semua urusan kepada Allah adalah jalan terbaik. Yakinlah bahwa setiap masalah pasti ada hikmahnya.***

Oase Hati Lainnya

Pesantren Pemuda Al Hikmah Bercita-cita Lahirkan Santri Berjiwa Agropreneur dan Berwawasan Al-Qur’an

Pesantren Pemuda Al Hikmah Bercita-cita Lahirkan Santri Berjiwa Agropreneur dan Berwawasan Al-Qur’an

By Lutfi Dananjaya – Januari 13, 2022 – in Berita Terkini

Aktivitas santri agropreneur Pesantren Pemuda Al Hikmah Subang/Askar Kauny/Muhammad Muslik

ASKAR KAUNY – Mimy Santika (Bunda Mimy) Direktur Pendidikan, Pelatihan, dan Kelanjutusiaan menguraikan mengenai ide awal.

Dan langkah ke depan program agropreneur Pesantren Pemuda Al Hikmah, Subang, Askar Kauny.

Menurutnya, Ide awal Pesantren Pemuda Al Hikmah Subang, sederhana, ingin melihat para santri tidak hanya pintar dan memiliki wawasan luas tentang agama.

Baca juga: Pesantren Tahfidzpreneur Askar Kauny Jambi Siap Bangun Asrama Kedua dan Masjid

Tetapi mereka juga mempunyai kecapakan (skill) dan kemampuan lain di bidang pertanian dan kewirausahaan.

“Makanya, Yayasan Sahira yang memiliki lahan budidaya berkolaborasi dengan Askar Kauny yang memiliki santri, agar anak-anak dapat belajar tentang pertanian dalam arti luas.

“Pertanian, perikanan, dan perkebunan.” ujar Bunda Mimy

Bunda Mimy memiliki cita-cita yaitu santri dengan tangan di atas, tidak hanya memiliki skill agama, namun kemampuan untuk lebih bermanfaat bagi keluarga, bagi dirinya, dan masyarakat luas.

Mimy mengungkapkan rasa optimis dengan keberhasilan dan keberlangsungan program agropreneur Pesantren Pemuda Al Hikmah Subang.

“Pertama, sepertinya semakin lama jumlah santri semakin banyak, dan kita juga menuju ketahanan pangan, sebagai rakyat Indonesia kita mempertahankan dan membangun kemandirian itu kepada santri.

“Santri jadi penyumbang, sebagai manusia yang lebih bermanfaat bagi Indonesia, terutama di bidang ketahanan pangan.

Pergeseran teknologi dan generasi

Dua Santri program agropreneur Pesantren Pemuda Al Hikmah Subang/Askar Kauny/Muhammad Muslik

Bunda Mimy kemudian memaparkan mengenai pergeseran teknologi dan generasi berkaitan dengan program agropreneur Pesantren Pemuda Al Hikmah Subang.

“Dari sensus penduduk, data pemuda dan pemudi yang beralih ke bidang pertanian memang masih sedikit.

“Mereka lebih banyak berfokus pada bidang Information Technology (IT).

“Mereka lebih senang sekali pada bidang tersebut karena tantangannya lebih besar, tapi kita tidak menutup mata.

“Bahwa ternyata banyak juga, anak-anak, terutama para santri di sini. Mereka menghafal Al-Qur’an, belajar agama.

Dan Bunda Mimy menjelaskan, Yayasan Sahira memiliki lahan yang sangat luas untuk menarik minat belajar anak-anak di dunia pertanian.

Meningkatkan kemampuannya untuk lebih berkontribusi kepada Negara Indonesia.

“Jadi memang, ada bagiannya, tidak semua anak-anak, meski ada pergeseran, tetapi kita lihat di sini ada kesempatan.

“Santri di dalam pesantren, di dalam satu kawasan, mereka punya kesempatan yang besar.

“Di situlah kita yakin, bahwa anak-anak akan menyenangi pertanian, dan menjadi manusia yang akhlakul karimah.

Diketahui program agropreneur Pesantren Pemuda Al Hikmah Subang sudah berjalan selama 3 bulan, bersama dengan keikutsertaan 5 santri.

Langkah ke depan program agropreneur Pesantren Pemuda Al Hikmah

Dua santri Pesantren Pemuda Al Hikmah melakukan aktivitas di sawah/Askar Kauny/Lala Komariah

Pada kesempatan yang sama Bunda Mimy menjelaskan langkah ke depan program tersebut.

Menurutnya, waktu 3 bulan ini masih terhitung masa Demontration Plot, karena infrastruktur asrama belum tersedia.

“Sambil menunggu asrama santri, kita harus ada percobaan, bagaimana nanti santri-santri di sini akan mengintegrasikan kurikulum agama, pertanian dan kewirausahaan.”

“Sebenarnya waktu 3 bulan ini cukup singkat, saya juga sudah mendengar langsung dari para santri, saya bersama Ustad Hilal, akan coba merancang lagi lamanya program.” tutup bunda Mimy.

Terakhir, bunda Mimy mengatakan desain arsitektur pesantren ini nantinya akan menggunakan kearifan lokal dengan menggunakan bambu.

“Karena di Jawa Barat, bambu cukup banyak, dengan desain yang sangat unik untuk Indonesia, bukan hanya untuk Subang.

Bunda Mimy mengatakan nantinya area Pesantren ini juga akan dilengkapi beberapa fasilitas penunjang, di antaranya asrama santri, asrama untuk pengasuh, gedung pendidikan, gedung penunjang.

“Dan ditambah juga di sampingnya nanti ada rumah-rumah kebun, dan rumah lansia, ketika kita akan kedatangan warga senior yang akan berinteraksi dengan para santri.

“Jadi ini akan jadi kawasan yang saling terintegrasi, anak-anak santri akan belajar mengenai empati saat mereka berinteraksi dengan orang yang jauh lebih tua.” ujar bunda Mimy.

Diberitakan sebelumnya, Askar Kauny berkolaborasi dengan Yayasan Desa Hijau Sejahtera (SAHIRA) dan Institut Pertanian Bogor untuk pembangunan Pesantren Pemuda Al Hikmah.

Pesantren yang berlokasi di Desa Cisampih – Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat ini memiliki konsep agropreneur serta Masjid Al Hikmah Sahira.

Pembangunan Pesantren Pemuda Al Hikmah ditandai dengan Peletakan batu pertama (Ground Breaking), Rabu, 27 Oktober 2021.***

Berita Terkini

Pesantren Tahfidzpreneur Askar Kauny Jambi Siap Bangun Asrama Kedua dan Masjid

Pesantren Tahfidzpreneur Askar Kauny Jambi Siap Bangun Asrama Kedua dan Masjid

By Lutfi Dananjaya – Januari 13, 2022 – in Berita Terkini

Pesantren Tahfidzpreneur Askar Kauny Jambi Siap Bangun Asrama Kedua dan Masjid/Askar Kauny

ASKAR KAUNY – Pesantren Tahfidzpreneur Askar Kauny Jambi mempersiapkan pembangunan Asrama kedua dan Masjid untuk dapat menampung banyak santri.

Diketahui, bangunan tahap pertama berdiri di atas lahan seluas 8600m2, wakaf dari Bunda Hanifa dan Ayahanda Thalib.

Asrama pertama pesantren Tahfidzpreneur Jambi mulai dibangun pada 7 Januari 2021, dan 6 oktober 2021 telah rampung serta diresmikan oleh Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani.

Baca juga: Tebar Quran: Al Qur’an untuk 30 Santri Masjid Jabal Rohmah Bantul

Tiga bulan setelah diresmikan, pesantren Tahfidzpreneur Jambi, sudah banyak menerima santri yang menetap dan menghafalkan Al-Qur’an.

Namun, mengingat keterbatasan, Ma’ad belum dapat menerima semua santri.

Karena itu, di atas lahan seluas 8600m2, kami akan membangun Asrama kedua dan Masjid.

Agar semakin banyak santri yang dapat belajar di Ma’had Tahfidzpreneur dan membawa berkah untuk bumi Jambi, tercinta.

Atas rencana tersebut, kami memohon doa restu, serta dukungan para wakif untuk terus mendukung baik secara dzohir maupun batin.

Demi terkabulkannya hajat kami dalam proses kaderisasi Hafidz/Hafidzah dengan skill entrepreneur sejak dini.

Bila berkenan, para wakif dapat menyalurkan dana untuk pembangunan Ma’had Tahfidzpreneur Jambi melalui rekening :

💳BSI 700 700 3639
💳BCA 0953 9111 64
💳Mandiri 13300 1535 8245
A.n Yayasan Askar Kauny

Tambahkan angka “51” dibelakang nominal transfer
Contoh: 500.051

Konfirmasi ke WhatsApp +6287777582001

Berita Lainnya

Tebar Quran: Al Qur’an untuk 30 Santri Masjid Jabal Rohmah Bantul

Tebar Quran: Al Qur’an untuk 30 Santri Masjid Jabal Rohmah Bantul

By Lutfi Dananjaya – Januari 13, 2022 – in Berita Terkini

Program Tebar Quran, Askar Kauny/Askar Kauny

ASKAR KAUNY – Program Tebar Quran, Askar Kauny, amanat menyebarkan Al-Qur’an terus dilakukan ke pelosok negeri.

Al-Qur’an darimu untuk para santri sudah sampai di Masjid Jabal Rohmah, Dusun Tegaldowo, Pedukuhan Grujukan, Desa Bantul, Kecamatan Bantul, Kabupaten bantul.

30 santri di Masjid Jabal Rohmah sudah rutin mengaji, meski terbatas Al-Qur’an yang kurang layak untuk dipakai.

Baca juga: Kisah Relawan Erupsi Semeru: Dugaanku Terhadap Para Penyintas Keliru

Kabar baiknya, berkat uluran tangan para donatur, muhsinin, dan sahabat kauny semuanya, para santri kini dapat kembali mengaji.

Al-Qur’an baru darimu membawa semangat berlipat untuk para santri.

Jazakumullah khoir kami ucapkan untuk para donatur.

Semoga pahala berlipat ganda selalu tercurah lewat sedekah yang disalurkan.

InsyaAllah pada setiap ayat Al-Qur’an yang dibaca oleh santri, mengalir pahalan untuk para donatur. Aamiin.

Masjid Jabal Rohmah, Bantul, satu dari sekian banyak tempat yang membutuhkan Al-Qur’an baru.

Bila berkenan, mari kita wujudkan kerinduan mereka dengan ikut Tebar Quran dan bersedekah melalui :

💳 BSI 4004002482
💳 MANDIRI 1330013478441
A.n Yayasan Askar Kauny

📱 Konfirmasi Transfer melalui 0877-7758-2001

Donasi diperuntukkan bagi pengadaan Al-Qur’an, Iqro’ serta operasional dakwah Quran lainnya bagi santri penghafal Al-Qur’an hingga ke pelosok daerah.

More Information on IG @askarkauny @qurancare.id | FB : Askar Kauny | web: www.askarkauny.org

Berita Lainnya

SOP KAMBING ATAU GULAI? – Kata Usbob

ASKAR KAUNY – Saya mengenal Bambang dalam sebuah kesempatan umrah.

Meski berprofesi sebagai seorang dosen yang berpenghasilan pas-pasan, namun rezeki dari Allah Swt.

Menurutnya bukan dari berapa besar penghasilan yang diterima seseorang.

Bambang selalu berkeyakinan, “Berapa pun besaran rezeki yang Allah berikan asal pintar mensyukurinya, pasti Allah akan memberi tambahan keberkahan seperti yang selalu dijanjikan.”

Hidup penuh rasa kesyukuran kepada Allah membuatnya bisa berangkat umrah bersama istri, meskipun tanpa harus mengeluarkan duit sedikitpun dari koceknya.

“Jadi, bukankah ini pun adalah rezeki dari Allah yang tak terduga?!” Tukas Bambang bersemangat.

Saya mengiyakan sepenuh hati prinsip hidup penuh kesyukuran yang Bambang jalani.

Prinsip syukur kepada Allah Swt. terus kami perbincangkan, hingga pada akhirnya kami berkesimpulan bahwa hidup itu serasa di surga asalkan kita pandai bersyukur kepada-Nya.

إِنَّ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ الْيَوْمَ فِي شُغُلٍ فَاكِهُونَ. هُمْ وَأَزْوَاجُهُمْ فِي ظِلاَلٍ عَلَى الأَرَائِكِ مُتَّكِئُونَ. لَهُمْ فِيهَا فَاكِهَةٌ وَلَهُمْ مَا يَدَّعُونَ. سَلاَمٌ قَوْلاً مِنْ رَّبٍّ رَّحِيمٍ.
“Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka). Mereka dan isteri-isteri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan.

“Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta. (Kepada mereka dikatakan), ‘Salam,’ sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.” (Yâsîn [36]:55-58)

Bambang berkisah bahwa hari itu saat musim hujan, ia menikmati tidur siang.

Usai shalat Ashar, Bambang duduk di kursi sofa di ruang keluarga.

Pesawat televisi baru saja ia matikan karena menurutnya tidak ada acara yang menarik untuk ditonton.

Bingung hendak melakukan apa, Bambang lalu memanggil istrinya untuk berbincang-bincang.

Wieke, sang istri kini sudah duduk di sebelah Bambang.

Teh manis dan sedikit camilan menemani obrolan mereka sore itu saat rintik hujan mengguyur deras teras rumah mereka.

Sore hari sehabis bangun tidur apalagi kondisi dingin hujan di luar rumah rupanya membangkitkan gairah selera makan Bambang.

Tiba-tiba Bambang menyela pembicaraan, “Bu, dingin-dingin seperti sekarang ini enaknya makan sop kambing atau gulai ya?”
Istrinya menukas, “Wah, jangan pingin macam-macam Pak! Daging kambing mahal, sedang uang gaji yang kau berikan tidak cukup untuk beli daging kambing.”

“Memangnya siapa yang menyuruhmu untuk masak daging kambing, Bu?” Tanya Bambang menyangkal.
“Barusan bapak bilang mau sop kambing atau gulai, itu artinya apa?!” Tanya Wieke minta ketegasan.

“Ah, aku hanya mengajakmu berandai-andai saja. Dingin-dingin seperti ini, enaknya makan sop kambing atau gulai?” Jelas Bambang.

Wieke baru mengerti maksud suaminya dan segera ia menukas, “Oh, jadi cuma berkhayal toh?! Kalau gitu enakan mana ya, emmmmmm…” ia bergumam.

“Aku rasa dingin-dingin begini sepertinya lebih enak makan gulai kambing ya Pak?!” Usul Wieke.

Bambang lalu membayangkan kenikmatan gulai kambing yang mengepul, dengan santan yang kental dan daging kambing dengan aroma khas berwarna kuning.

“Duh nikmat sekali…!!!” gumam Bambang. “Iya deh Bu, aku setuju. Enakan makan gulai kambing dingin-dingin seperti ini!!!” Seru Bambang.

Sepasang suami-istri itu sepakat menginginkan gulai kambing dalam suasana dingin di bawah guyuran hujan.

Keinginan itu laksana doa dari mereka. Dalam ketiadaan materi mereka hanya bisa berharap dan berkhayal. Namun apa yang terjadi kemudian???

Bambang lalu mengisahkan bahwa kemudian hujan terdengar berhenti mengguyur. Lalu terdengar suara pintu diketuk oleh seseorang dari luar.

Bambang memberi isyarat kepada Wieke untuk segera membukakan pintu.

Wieke bangkit dari duduknya lalu berjalan ke arah pintu.

Terdengar pembicaraan Wieke dengan seseorang. Bambang yakin bahwa Wieke sudah menutup pintu itu kembali.

Namun aneh, Wieke tidak datang lagi menemui suaminya. Bambang menunggu beberapa lama. Ia menunggu dan menunggu, “Aneh, kenapa istriku tak muncul-muncul?” gumamnya.

Bambang pun memanggil-manggil istrinya, “Bu, ada apa Bu, ada apa?!” Sementara yang dipanggil tidak memberi jawaban.

Bambang penasaran dan ia bangkit untuk menyusul istrinya di depan pintu.

Ternyata ia dapati istrinya sedang terpaku berdiam diri. Ada pemandangan yang aneh di sana!!!

Ia dapati kini istrinya berdiri menunduk sambil memegang sebuah nampan.

Di atas nampan itu terdapat sebuah mangkuk, lalu mangkuk itu ditutupi dengan sebuah kertas cokelat pembungkus nasi.

“Lalu mengapa istriku berdiam diri seperti itu?” Batin Bambang.

“Bu, ada apa Bu, ada apa?!” Sekali lagi Bambang bertanya.

Namun tetap saja Wieke tidak memberi jawaban.

Lalu batin Bambang semakin kacau, bahkan ia menduga jangan-jangan ada seorang tetangganya yang baru saja meninggal sehingga membuat istrinya menjadi sedih dan terdiam.

“Ada apa, Bu?” Bambang kini memegang kedua bahu istrinya.

Maka Wieke pun terlihat meneteskan air mata di pipinya. Wieke tak sanggup berkata apa pun membalas pertanyaan suaminya.

Kini Wieke membuka kertas pembungkus yang menutupi mangkuk di atas nampan. Saat kertas itu disingkap, maka Wieke hanya bisa berkata, “INI GULAI KAMBING, PAK!”

Subhanalllah, begitu cepat Allah Swt. menghadirkan keinginan para hamba-hamba-Nya.

Hidup laksana di surga. Apa pun yang diinginkan, selalu Allah hadirkan. Lalu, nikmat Tuhan yang mana lagi hendak engkau dustakan?!

#AllahMencintaimu

Elegi Tanggal Tua Menurut Hadist

Elegi Tanggal Tua Menurut Hadist

By Ust. Bobby Herwibowo, Lc – Januari 12, 2022 – in Kata Usbob

Elegi Tanggal Tua Menurut Hadist/pixabay/MaeM

ASKAR KAUNY – Tanggal tua bukan cuma masalah bagi para karyawan kebanyakan, namun juga dirasakan oleh pengusaha.

Saat itu Kasim puyeng tujuh keliling. Besok tanggal gajian, namun staf keuangan bilang bahwa saldo gak cukup buat bayar gajian.

“Berapa lagi kurangnya?” Kasim bertanya via sms.

“350 juta, pak” balas anak buah.

Baca juga: SOP KAMBING ATAU GULAI? – Kata Usbob

Perjalanan menuju kantor menjadi suram. Seperti mendung besar nan gelap menggayut di langit hidup Kasim pagi itu.

Ia masuk kantor, namun kali itu ia tidak langsung duduk di belakang meja. Ia pergi ke toilet untuk berwudhu dan ia dirikan shalat dhuha untuk meminta kepada Rabb nya.

2 rakaat ia jalani. Tak puas, ia tambah 2 rakaat lagi. Usai itu, ia sholat lagi. 6 rokaat dhuha baru saja ia selesaikan dengan salam, tiba-tiba ia dengar hape berbunyi tanda sms masuk.

Ia buka dan seketika ia bertakbir, “Allahu Akbar!”

Matanya berkaca membaca pesan di layar…

“Alhamdulillah ada dana masuk pak sebesar 360 juta dari salah satu rekanan kita. In sya Allah besok bisa gajian”

Ya Allah, begitu cepat Engkau memberi hamba yang meminta

عَنْ نُعَيْمِ بْنِ هَمَّارٍ الْغَطَفَانِىِّ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تَعْجِزْ عَنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ ».

Dari Nu’aim bin Hammar Al Ghothofaniy, beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.”

HR. Ahmad (5/286), Abu Daud no. 1289, At Tirmidzi no. 475, Ad Darimi no. 1451

#AllahMencintaimu

Kata Usbob Lainnya

Kisah Relawan Erupsi Semeru: Dugaanku Terhadap Para Penyintas Keliru

Kisah Relawan Erupsi Semeru: Dugaanku Terhadap Para Penyintas Keliru

By Lutfi Dananjaya – Januari 11, 2022 – in Oase Hati

Bayu Segara Putra Firdenik, alumni Ma’had Askar Kauny Cijulang relawan erupsi Semeru/Askar Kauny

ASKAR KAUNY – Bayu Segara Putra Firdenik, alumni Ma’had Askar Kauny Cijulang.

Berbagi kisah saat menjadi salah satu relawan psikososial/trauma healing untuk para penyintas erupsi Semeru, Lumajang.

Mengemban tugas sebagai guru ngaji, Bayu menuturkan, “Mengajar ngaji Insya Allah aku siap.

“Tapi, muridku kan para penyintas, yang besar kemungkinan masih berduka atas bencana yang menimpa mereka.”

Baca juga: Mahasantri Askar Kauny Rahma Dona Sarumpaet Raih Ijazah Sanad

Bayu mengisahkan banyak penyintas yang kehilangan rumah, sebagian bahkan kehilangan anggota keluarga.

“Sepertinya ini tak mudah, tapi bismillah akan kucoba.” ujar Bayu.

Dan Bayu menambahkan, anggapan yang ada di benaknya mengenai kondisi penyintas ternyata keliru.

Baca juga: Askar Kauny dan Qur’an Peduli Indonesia Bersinergi Bantu Saudara Terdampak Erupsi Semeru

“Sejak hari pertama aku mengajarkan Al-Qur’an di sana, nyaris tak nampak wajah penuh duka di wajah anak-anak Lumajang.

“Mereka bersemangat menghafal Al-Qur’an dengan Metode Kauny yang kuajarkan.” kata Bayu.

Kemudian Bayu menceritakan, anak-anak penyintas erupsi Semeru di Lumajang, mudah akrab dengannya.

“Ada yang menghampiriku sekadar untuk bertanya mengenai keterlambatan kehadiranku.

“Katanya sudah menungguku cukup lama.

“Ya Allah, rasa haru merayap di hatiku. Betapa berartinya aku bagi mereka, padahal aku bukan siapa-siapa. Maksudku bukan kerabat dekat.” tambah Bayu.

Para penyintas butuh ketersediaan Al-Qur’an

Bayu melanjutkan, beberapa dari mereka menyampaikan keluhan mengenai kurangnya ketersediaan Al-Qur’an.

“Kak Bayu, Al Qur’an yang ada udah pada sobek, nih. Ada yang baru enggak? Supaya kita lebih enak belajarnya?”, ujar salah satu anak seperti dituturkan Bayu.

“Masya Allah, begitu rindunya kalian pada Al-Qur’an, padahal kondisi sedang tak baik-baik saja.”

Kemudian Bayu menjelaskan, tidak sedikit yang harus dibenahi, baik secara fisik maupun psikis.

“Tidak mudah bukan kehilangan harta benda?

“Apalagi ditambah dengan wafatnya sanak-saudara.” jelas Bayu.

“Ah sungguh, pengalaman pertama menjadi relawan ini begitu berarti untukku.

“Aku jadi belajar melihat sudut pandang lain di tengah bencana.

“Bahwa kesulitan sebesar apapun, akan bisa diatasi jika kita yakin atas kebesaran Allah dan mau tetap ikhtiar berjalan berdampingan dengan Al Qur’an.” tutup Bayu.***

Askar Kauny,
Wariskan Kebaikan

More Information on IG @askarkauny | FB : Askar Kauny | web : www.askarkauny.org

Oase Hati Lainnya