Doa Menenangkan Hati dan Pikiran
Manusia tidak lepas dari rasa sedih dan gelisah
By Hafidz Muftisany – Januari 14, 2022 – in Oase Hati
Doa Menenangkan Hati dan Pikiran/pixabay/Konevi
ASKAR KAUNY – Manusia tidak lepas dari rasa sedih dan gelisah ketika ada masalah dalam kehidupannya.
Oleh karena itu diperlukan Doa menenangkan hati untuk mengatasinya.
Doa menenangkan hati bisa memberikan rasa tenang dan tawakal di dalam diri. Doa menenangkan hati ini tentu sangat penting untuk diamalkan.
Pada saat gelisah melanda karena banyaknya masalah yang dihadapi, tidak jarang manusia merasa terpuruk dalam kesedihan.
Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menghadapi masalah hidup adalah kembali kepada Allah, berdoa dan memohon agar diberikan ketenangan batin dan jalan keluar.
Baca Juga: Kisah Relawan Erupsi Semeru: Dugaanku Terhadap Para Penyintas Keliru
Menyikapi Kesedihan
Perasaan kecewa yang ada pada hati seseorang merupakan hal yang sangat manusiawi.
Meski begitu, rasa kecewa yang teramat dalam tidak boleh dibiarkan begitu saja. Karena kecewa dan sedih hanya akan membuat hidup semakin menderita.
Oleh karena itu sebagai umat muslim, apapun masalah yang tengah dihadapi dan menimbulkan rasa kecewa dan kesedihan harus disikapi dengan bijak.
Dan pastinya harus selalu melibatkan Allah dalam setiap kehidupannya. Bukankah setiap masalah itu merupakan ujian dari Allah?
Allah memberikan ujian semata-mata untuk kebaikan manusia itu sendiri, agar selalu mengingat Allah dan kembali bermunajat di hadapan Allah.
Ujian yang diberikan bisa menjadi penggugur dosa, bisa mendatangkan pahala dan bahkan bisa menambah keimanan dalam diri seorang hamba.
La haula wala quwata illa billah. Tiada daya dan upaya selain Allah.
Dzikir ini tentunya sudah sangat mendarah daging di dalam pikiran dan hati setiap umat muslim. Bahwa tidak ada daya dan upaya selain dari kekuatan Allah yang Maha Kuasa.
Doa Menenangkan Hati dan Pikiran bagi Umat Islam
Agar tidak terjebak dalam keterpurukan, maka sudah seharusnya seorang manusia tunduk dan kembali bersujud memohon ampun serta berdoa untuk mendapatkan ketenangan hati dan pikiran.
Adapun Doa untuk memohon ketenangan hati diantaranya adalah seperti berikut:
1. Allahumma Inni audzubika minal hammi wal huzni wal ajzi wal kasali wal bukhli wal jubni wal dholaid daini wa gholabatir rijali.
Artinya:
“Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih serta duka cita ataupun kecemasan, dari rasa lemah serta kelemahan, dari kebakhilan serta sifat pengecut, dan beban utang serta tekanan orang-orang jahat.”
2. Allahumma inni as-aluka nafsan bika muthma-innah, tu’minu biliqo-ika wa tardho bi qodho-ika wataqna’u bi ’atho-ika.
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang merasa tenang kepada-Mu, yang yakin akan bertemu dengan-Mu, yang ridho dengan ketetapan-Mu, dan yang merasa cukup dengan pemberian-Mu.”
Islam mengajarkan untuk menyikapi kesedihan dengan penuh kesabaran dan berserah diri kepada Allah Ta’ala. Dalam menyikapi kesedihan ini umat muslim dilarang untuk berputus asa dan harus tetap bersemangat menjalani kehidupan. Umat muslim harus selalu optimis, karena rahmat Allah begitu luas.
Cara Menyikapi Kesedihan sesuai Ajaran Islam
Selain mengamalkan Doa untuk meminta ketenangan hati dan pikiran di atas, umat muslim juga bisa melakukan beberapa hal untuk menyikapi rasa sedih maupun kecewa yang dialami. Salah satunya adalah membaca Al-Qur’an.
Membaca Al-Qur’an sendiri memiliki banyak keutamaan sehingga sangat penting untuk selalu diamalkan, termasuk ketika hati merasa sedih dan terpuruk. Allah menjanjikan pahala bagi hamba-Nya yang membaca Al-Qur’an. Bukan hanya itu saja, Al-Qur’an juga bisa menjadi obat bagi hati.
Beberapa surat dalam Al-Qur’an bahkan dikenal sebagai penenang hati, diantaranya adalah:
1. QS. Al-Fatihah
2. QS. Al-Baqarah ayat 250 dan 255
3. QS. Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas
4. QS.Al-Insyirah
Adapun amalan yang bisa dilakukan ketika menghadapi kesedihan adalah bersabar, mengerjakan shalat tahajud, mendengarkan bacaan ayat suci Al-Qur’an, serta memperbanyak dzikir dan istighfar.
Melakukan amal kebaikan seperti bersedekah atau berbagi rezeki juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi beban kesedihan dan kecewa yang dialami.
Terpenting adalah selalu membangun pikiran yang positif agar tidak terjebak dalam kesedihan yang berlarut-larut.
Doa menenangkan hati dan pikiran saat ada masalah, kala sedih, gelisah dan kecewa merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan agar hati dan pikiran kembali tenang.
Selalu mengembalikan semua urusan kepada Allah adalah jalan terbaik. Yakinlah bahwa setiap masalah pasti ada hikmahnya.***