7 Kriteria Manusia Penghuni Surga Firdaus, Salah Satunya Menunaikan Zakat

7 Kriteria Manusia Penghuni Surga Firdaus, Salah Satunya Menunaikan Zakat

By Lutfi Dananjaya – Januari 11, 2022 – in Oase Hati

Ilustrasi Surga Firdaus/Pixabay/Lars_Nissen

ASKAR KAUNY – Berikut ini rangkuman 7 kriteria manusia penghuni Surga Firdaus, salah satunya yaitu menunaikan zakat.

Masuk surga jadi impian terbesar umat manusia, apalagi jika surga tersebut memiliki tingkatan paling tinggi dan istimewa, yaitu surga Firdaus.

Rasulullah SAW bersabda,
“Di surga ada seratus tingkat, jarak antara masing-masing tingkat seperti antara bumi dan langit, dan Firdaus adalah surga tertinggi, darinya empat sungai surga memancar, di atasnya ‘arsy, bila kalian meminta kepada Allah, mintalah Firdaus.” (HR. Tirmidzi)

Baca juga: Askar Kauny dan Qur’an Peduli Indonesia Bersinergi Bantu Saudara Terdampak Erupsi Semeru

Namun, bukan sembarang orang bisa masuk ke surga ini.

Berikut ini 7 kriteria khusus yang telah dituliskan dalam QS. Al-Mu’minun ayat 1-11.

1. Orang yang Beriman

Mereka yang percaya kepada Allah dan kelima rukun iman lainnya. Mengimaninya dalam hati, lisan dan perbuatan.

2. Orang yang Khusyu’ dalam Sholatnya

Orang seperti ini tidak akan terburu-buru dalam sholat. Perhatiannya hanya terpusat kepada Allah.

3. Orang yang Menjauhkan Diri dari Hal-Hal yang Tidak Berguna

Dalam Al-Qur’an dituliskan, orang yang meninggalkan hal yang tidak berguna termasuk salah satu golongan yang akan mendapat keberuntungan di akhirat (memperoleh surga Firdaus dan kekal di dalamnya).

Allah SWT berfirman, “Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) orang yang khusyuk dalam shalatnya, dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna.” (QS al-Mu’minun [23]: 1-3)

4. Orang yang Menunaikan Zakat

Menunaikan zakat memberi banyak manfaat bagi pemberinya, di antaranya membersihkan diri dari sifat kikir dan cinta berlebihan pada dunia.

Serta menyucikan hati sehingga menumbuhkan sifat-sifat kebaikan dalam diri.

Zakat jadi kewajiban bagi setiap muslim yang harus selalu dikeluarkan setiap tahunnya.

Zakat juga mengajarkan kita saling berbagi, karena di dalam harta yang diperoleh terdapat hak orang lain.

5. Orang yang Menjaga Kemaluannya (zina dan sebagainya)

Allah memerintahkan Nabi dan orang-orang yang beriman untuk menjaga pandangan dan kemaluan mereka.

Allah juga memberitahukan bahwa Dia senantiasa mengetahui dan memperhatikan segala yang mereka kerjakan.

“Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati.” (QS. Al-Mukmin: 19).

Awalnya perintah tersebut tertuju pada pandangan mata.

Kemudian, Allah memerintahkan hamba-Nya untuk menjaga pandangan sebelum menjaga kemaluannya karena semua yang terjadi bermula dari pandangan mata.

Pada awalnya bermula dari pandangan kemudian memasuki alam pikiran lalu terjadi dosa dan kekhilafan.

Dikatakan kemudian, bahwa siapapun yang sanggup menjaga pandangan, pikiran, ucapan, dan tindakan, berarti ia telah menjaga agamanya.

Karena itu, Islam menekankan kepada umatnya untuk selalu menjaga kemaluannya agar terhindar dari perbuatan zina.

“Dan, orang-orang yang memelihara kemaluannya. Kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budak yang mereka miliki. Maka sesungguhnya, mereka dalam hal ini tiada tercela. Barang siapa mencari yang sebaliknya, mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. (Al-Ma’arij [70] : 29-31)”

6. Orang yang Memelihara Amanah dan Janji

Keimanan dan tidak khianat salah satunya ditunjukkan dari sifat amanah seseorang kepada sesama manusia ataupun terhadap Allah SWT.

”Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan kepada yang berhak menerimanya.” (QS An-Nisaa’ [4]: 58).

Diriwayatkan Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW mengatakan empat hal yang harus dihindari umat muslim.

Empat ini jika terdapat pada diri seseorang, menandakan ia seorang yang munafik.

”Jika diberi amanah ia berkhianat, jika bicara berdusta, jika berjanji ia ingkar, dan jika bermusuhan ia keji.”

Menjaga amanah dan memenuhi janji merupakan syarat asasi bagi keberadaan iman dalam hati seorang hamba.

”Dan orang-orang yang memelihara amanah-amanah (yang dipikulnya) dan janjinya.” (QS Almu’minun [23]: 8).

7. Orang yang Memelihara Sholat

Terakhir, adalah orang yang memelihari sholat, tidak menunda-nunda atau lalai.

Senantiasa menjaga perkara sholat yang wajib maupun sunnah.

Ayah Bunda Sahabat Kauny, orang-orang inilah yang nantinya akan menempati surga Firdaus, surga yang di atasnya adalah Arsy’ Allah Sang Maha Pencipta.

Masya Allah, begitu beruntung orang-orang ini.

Inginkah kita masuk surga firdaus? Memantaskan diri kita untuk menjadi salah satu penghuni surga firdaus.

Allah telah menjelaskan kriterianya dalam QS. Al-Mu’minun ayat 1-11, mari berlomba-lomba memenuhi kriteria tersebut.

Semoga bermanfaat!

Ingin ikut berinfak di jalan Allah? Mari bantu perjuangan guru ngaji pelosok dengan salurkan donasi terbaikmu melalui :
💳 BSI 1001006549
💳 BCA 0953911121

Atau zakat melalui :
💳 BSI 200 200 4544
A.n Yayasan Askar Kauny

📱 Konfirmasi transfer melalui : 0877-7758-2001 atau http://bit.ly/sedekahsemudahtersenyum

Askar Kauny,
Wariskan Kebaikan

More Information on IG @askarkauny | FB : Askar Kauny***

Oase Hati Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.